Komuter > MRT

Sekda Minta MRT Bangun Stasiun yang Kental Nilai Budaya Betawi

Selasa, 08 Agustus 2017 11:36 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Yatti Febriningsih

Sekda DKI Saefullah.
Sekda DKI Saefullah.
Foto : istimewa

Share this








Stasiun MRT harus dibangun dengan nilai budaya Betawi yang kental, sehinggga tidak meninggalkan ciri khas Jakarta.

JAKARTA - PT Mass Rappid Transit (MRT) Jakarta akan membuat konsep stasiun dengan tema tematik. Oleh karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah meminta agar PT MRT tidak lupa membuat konsep stasiun yang kental dengan budaya Betawi.

"Sudah kita minta kepada MRT supaya simbol-simbol budaya Betawi melekat," kata Saefullah di Balai Kota Jakarta.

Selain itu, Saefullah juga meminta agar setiap stasiun nantinya dibuat tematik sesuai dengan lokasinya. Bahkan, Pemprov DKI juga meminta agar tema tersebut terealisasi dengan baik.

"Seperti stasiun Lebak Bulus itu Lebak tempat lebah. Jadi itu lebih kental hijaunya. Kemudian Fatmawati itu Soekarno yah. Saya bilang coba saja nanti dibuat patungnya atau bagaimana," lanjutnya.

Sementara itu, PT MRT Jakarta sampai saat ini masih terus mengerjakan proyek MRT Fase I (Bundaran HI - Lebak Bulus). Direktur utama PT MRT Jakarta memastikan Proyek ini akan selesai sesuai target yakni pada Maret 2019 mendatang.

"Progres 77 persen aman. Kemarin pemasangan rel sejak awal Juli sampai pertengahan tahun depan. Kereta mulai datang awal tahun depan. Yah kita masih ontime Maret 2019 kita beroperasi," imbuhnya.