Komuter > MRT

Proyek MRT Fatmawati Terkendala Pembebasan Lahan

Sabtu, 18 Maret 2017 16:52 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Lahan yang belum dibebaskan karena persoalan harga ganti rugi
Lahan yang belum dibebaskan karena persoalan harga ganti rugi
Foto : M Nashrudin Albaany

Share this








Proyek MRT di Jalan Raya Fatmawati, terkendala pembebasan lahan warga yang belum menemui kesepakatan harga ganti rugi

CIPETE  - Proyek pembangunan Mass Rapit Transit (MRT) di kawasan Jalan Raya Fatmawati, Kebayoran Baru, masih terkendala. Hal ini disebabkan, ada sekitar 13 bidang lahan milik warga yang belum dibebaskan.

Lurah Cipete Selatan, Euis Saadah mengungkapkan 13 bidang lahan tersebut terletak di Cipete Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dengan luas total mencapai 500 meter, ”13 lahan itu terkendala soal kesepakatan harga ganti rugi," ujar Euis, Sabtu (18/3/2017).

Menurut dia, mayoritas pemilik lahan yang belum dibebaskan tersebut merupakan para pelaku usaha yang ada di sepanjang Jalan Raya Fatmawati.

Baca juga : Besok, KPU DKI Jakarta Tetapkan DPS Tingkat Kota

Euis menargetkan, proses pembebasan lahan rampung pada tahun ini. Hal itu agar proyek pembangunan MRT tidak molor dan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

"Makanya, kami sedang mengupayakan sesegera mungkin pembebasan ke-13 bidang yang ada di Kelurahan Cipete Selatan ini," tambahnya.

"Tapi pada prinsipnya, kami hanya membantu soal pendataan lahannya saja. Soal dana pembebasan lahan merupakan wewenang dari Dinas Bina Marga," tutup Euis.