Komuter > Kereta Api

TOD Manggarai Akan Jadi Ikon Nasional

Selasa, 10 Oktober 2017 19:46 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Yatti Febriningsih

Groundbreaking TOD di Kawasan Juanda.
Groundbreaking TOD di Kawasan Juanda.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








TOD Manggarai akan dikerjakan langsung oleh designer yang telah merancang konsep TOD di Hongkong.

JAKARTA - Pemerintah tengah gencar membangun hunian terintegrasi transportasi atau Transit Oriented Development (TOD). Direktur Utama Perseroan, Tumiyono menyebut TOD dikawasan Manggarai nantinya digadang-gadang akan menjadi ikon Nasional.

"Setelah dua TOD (Juanda dan Tanah Abang) dibangun kita juga lagi siapkan pembebasan tanahnya yang ada di Manggarai. Disana akan jadi ikon nasional," ujarnya saat menghadiri acara groundbreaking TOD dikawasan Juanda, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Dikatakan Tumiyono hal tersebut lantaran lahan untuk pembangunan dikawasan Manggarai sangat luas mencapai 60 Hektare. Lebih lanjut, pembangunan untuk TOD ini akan dikerjakan langsung oleh desainer yang telah merancang konsep TOD di Hongkong.

"Karena luasannya 60 Hektar. Jadi kalau jadi jumlahnya akan luar biasa besar. Nanti di Manggrai itu bisa 3.400 unit disana.  Manggarai itu disainernya kita undang yang merupakan orang yang mendesain tod Hongkong.  Moga ini bisa mewakili semoga TOD di Manggarai itu TOD terbesar dan menjadi ikon nasional," bebernya.

Untuk diketahui, pemerintah melalui Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro melakukan groundbreaking TOD di kawasan Juanda hari ini, Selasa (10/10/2017). Untuk diketahui, TOD Juanda yangbdibangun diatas tanah seluas 5.903 meter persegi ini sendiri nantinya akan dibangun sebanyak dua Tower yang terdiri dari 627 Hunian.

"Tahap satu di Juanda akan selesai November 2018 dan di Tanah Abang akan selesai pada Februari 2019," imbuhnya.

Selanjutnya proyek senilai Rp300 milliar ini akan memiliki komposisi hunian Rusunami untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBT) sebanyak 171 unit dengan luasan perunit 32 meter persegi dengan harga jual yang dipatok 7 juta per m2 atau Rp224 juta perunit.

Selain itu, Hunian ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Swimming Pool, Gym, Commercial Area, Pendestrian Elevated yang menyatu dengan hunian. Selain itu, di area ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik seperti pusat pendidikan, perbankan, dan lainnya.