Komuter > Kereta Api

TOD Juanda dan Tanah Abang Sudah Ground Breaking

Selasa, 10 Oktober 2017 17:07 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Ground Breaking TOD
Ground Breaking TOD di kawasan Djuanda.
Foto : istimewa

Share this








Area TOD juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti swimming pool, gym, commercial area, pendestrian elevated yang menyatu dengan hunian.

JAKARTA - Proyek pembangunan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan stasiun Kereta Api terus digenjot. Hari ini, Menteri Perhubungan meresmikan ground breaking di kawasan Juanda.

"Saya apresiasi dibuat suatu inisiasi, apalagi jumlahnya ditambah 35 persen. Bangunan juga tadinya 22 jadi 32 meterpersegi," ujar Menhub dalam sambutannya di lokasi, Selasa (10/10/2017).

Dengan keberadaan TOD, Menhub berharap masyarakat dapat semakin mudah bertransportasi. Sehingga, nantinya dapat menjadi cermin dan ukuran terkait transportasi yang baik.

"Yang luar biasa lagi dibuat sky bridge menuju Gambir. Ini akan jadi suatu kemudahan bagi masyarakat. Yang paling penting adalah TOD ini adalah suatu cerminan bagaimana manajemen lalu lintas," katanya.

Untuk diketahui, TOD Juanda yang dibangun di atas tanah seluas 5.903 meter persegi ini nantinya terdiri dari dua Tower dengan 627 Hunian.

Selanjutnya, proyek senilai Rp 300 milliar ini akan memiliki komposisi hunian Rusunami untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 171 unit, luas perunit 32 meter persegi, dan harga jual dipatok Rp 7 juta per meter persegi atau Rp 224 juta per unit.

Selain itu, area juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti swimming pool, gym, commercial area, pendestrian elevated yang menyatu dengan hunian. Serta, berbagai fasilitas publik seperti pusat pendidikan, perbankan, dan lainnya.

"Tahap satu di Juanda akan selesai November 2018 dan di Tanah Abang akan selesai pada Februari 2019," kata Direktur Utama Perseroan, Tumiyono dalam kesempatan yang sama.

Selain Menhub dan Tumiyono, acara ground breaking dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro.