Komuter > Kereta Api

Penumpang KRL Harus Diingatkan Soal Garis Batas Antre

Kamis, 10 Agustus 2017 20:17 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter :

Ilustrasi garis batas antre KRL.
Ilustrasi garis batas antre KRL.
Foto : istimewa

Share this








Pemasangan garis batas antre di peron merupakan salah satu upaya PT KCJ untuk terus meningkatkan pelayanan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

JAKARTA - Pemasangan garis batas antre diikuti dengan imbauan kepada pengguna jasa di peron untuk mendahulukan penumpang yang akan turun, dan tidak memaksakan diri untuk tergesa-gesa masuk ke KRL sebelum aktivitas pengguna jasa yang akan turun selesai. Menurut Vice President Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa, para penumpang masih harus diingatkan petugas soal adanya garis batas peron.

"Kami harapkan kedepannya kesadaran dari pengguna untuk mengikuti ketentuan tersebut sehingga tanpa harus diingatkan petugas dapat mengikuti tata tertib yang sudah ada," kata Eva kepada SINDOnews, Kamis (10/8/2017).

Dia melanjutkan, imbauan untuk tata tertib naik turun KRL sebelumnya juga telah dilakukan melalui pemasangan signage di luar pintu rangkaian. Namun melihat peningkatan volume penumpang yang cukup pesat dan kondisi penumpang yang kerap melakukan aktivitas naik turun KRL  bersamaan maka untuk memaksimalkan tata tertib tersebut garis batas antre di peron mulai diterapkan.

Saat ini untuk uji coba awal pemasangan garis batas antri baru dilakukan pada Stasiun Jakarta Kota dan Juanda. Dalam waktu satu bulan ke depan PT KCJ secara bertahap akan mulai melengkapi pemasangan garis batas antre di peron tersebut pada 75 stasiun KRL Jabodetabek.