Komuter > Kereta Api

Dirut KAI : Keuntungan Lahan Kampung Bandan Harus Dibagi

Senin, 02 Oktober 2017 16:52 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : Yatti Febriningsih

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro
Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro
Foto :

Share this








Dirut PT KAI, Edi Sukmoro mengungkapkan lahan Kampung Bandan harus dibagi. Hal ini pun tengah dibahas bersama Pemprov DKI Jakarta.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan tegas menolak memberikan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di Kampung Bandan kepada Pemerintah provinsi DKI Jakarta. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro kepada Infonitas.com.

"Bukan diberikan. Tapi lebih tepatnya akan kita kelola secara bersama-sama," katanya di Stasiun Pondok Cina, Depok, Senin (2/10/2018).

Edi mengatakan sebagai perusahaan BUMN, PT KAI juga harua memikirkan segi bisnis. Oleh karenanya keuntungan dari penggunaan lahan ini harus dibagi sesuai kesepakatan.

"Sedang kita bahas semuanya bersama pemprov.  Kan kegunaannya kan dibagi tiga nanti.  Ada pengembangnya sendiri, pemda DKI, Kemudian Kereta Api," lanjutnya.

Lahan ini rencananya akan digunakan sebagai Depo MRT Jakarta Fase II (Bundaran HI - Kampumg Bandan). Edi mengatakan sampai saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Sudah (berkoordinasi). Kita sudah berkali-kali rapat kok. Kita harus dukung dan akan selalu dukung.  Orang untuk angkutan massal kok," pungkasnya.