Kelapa Gading > Usaha

Sertifikat Halal, Rahasia Holland Bakery Miliki 300 Outlet

Rabu, 15 November 2017 11:30 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Holland Bakery
Saat konsumen memilih roti di salah satu outlet Holland Bakery
Foto : Muhammad Azzam

Share this








Berdiri sejak 1978 lalu, Holland bakery telah miliki 300 outlet yang tersebar di Indonesia. Hal ini, berkat penggunaan sertifikat halal dari MUI.

JAKARTA - Sertifikat halal tidak hanya berlaku bagi restoran saja. Outlet bakery pun demikian. Sebab, bisnis kue Holland Bakery dapat besar berkat penggunaan label sertifikat halal. Terlebih, mayoritas penduduk di Indonesia memeluk agama Islam. Hingga saat ini, sedikitnya 300 oultet tersebar di seluruh Nusantara.

Gunawan Tri Prasetyo, Marketing & Creative Design Manager Holland Bakery menjelaskan, pihaknya telah mengantongi sertifikat halal untuk seluruh gerai di Indonesia. Setelah Komisi Fatwa MUI menetapkan pada 31 Mei 2017 bahwa dari hasil laporan auditor LPPOM MUI dan kajian syariah, jaringan bakery ini dinyatakan halal.

"Saat ini kita sudah mendapatkan sertifikasi halal Nasional dari MUI di seluruh strore, untuk Sistem Jaminan Halal (SJH) Holland Bakery mendapat predikat A (excellent)," tuturnya saat ditemui di kantor pusat Holland Bakery, kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kemarin (14/11/2017).

Penggunaan sertifikasi halal, kata Gunawan, membuktikan komitmen Holland Bakery.  Selain itu, konsistensi rasa untuk menjaga kenyamanan konsumen saat membeli.

pengurusan sertifikat halal oleh Holland Bakery dan perusahaan lain di Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan muslim. Sertifikat halal juga disebut menjadi salah satu indikator kualitas produk. Sebab ada pemeriksaan bahan baku, bahan tambahan hingga proses produksi sebelum keluarnya sertifikat halal.

"Dengan telah dimilikinya sertifikat halal MUI oleh Holland Bakery Group, maka konsumen tidak perlu ragu dan bertanya-tanya lagi tentang kehalalan roti yang dijajakan Holland Bakery, kemudian juga kan lebel halal selain untuk memenuhi kebutuhan Muslim juga kan jadi indikator kualitas juga soalnya kan ada pemeriksaan bahan baku, bahan tambahan hingga proses produksi sebelum keluarnya sertifikat halal," ungkapnya.