Kelapa Gading > Properti

Pebisnis Jadi Target Market Grand Mercure Jakarta Kemayoran

Rabu, 14 Februari 2018 14:15 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : R Maulana Yusuf

Ballroom untuk kegiatan Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE)
Ballroom untuk kegiatan Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE)
Foto : istimewa

Share this








Para pebisnis yang banyak mengikuti event di JIE xpo jadi target market utama bagi Grand Mercure Jakarta Kemayoran.

KEMAYORAN – Pebisnis menjadi target pasar utama bagi Grand Mercure Jakarta Kemayoran. Hotel bintang 5 yang berlokasi di kawasan strategis yakni Jakarta International Expo (JIExpo) menyediakan fasilitas penunjang bagi pelaku usaha untuk melakukan berbagai rangkaian bisnis.

Aloysia Sekar, Marketing Communication Manager Grand Mercure Jakarta Kemayoran mengatakan sengaja lebih menyasar ke bisnis. Alasan utamanya, perkembangan pelaku bisnis dari tahun ke tahun terus berkembang. Terlebih, banyak sekali event yang terselenggara di JIExpo.

"Banyak tamu exhibitor yang bisa kami tarik dari Jiexpo, Apalagi dikota jakarta kita tidak pernah takut, bisnis pasti selalu berkembang dan tamu  bisnis akan selalu ada. Sehingga yang harus kita persiapkan adalah inovasi dan upgrade fasilitas,"katanya kepada infonitas.com, Rabu (14/2/2018).

Grand Mercure Jakarta Kemayoran sengaja dirancang untuk mengakomodasi tamu yang mempunyai tujuan bisnis."Hotel kami menyediakan fasilitas lengkap yang berkaitan dan mendukung untuk kegiatan bisnis terutama untuk kegiatan Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE). Fasilitas yang tersedia antara lain ballroom dan metting room dengan fasilitas pendukung lainnya seperti restoran, lounge, pusat kebugaran,  kolam renang, dan sebagainya,"ujarnya.

Untuk diketahui, Grand Mercure adalah sebuah jaringan hotel dan apartemen kelas atas yang menggabungkan tradisi lokal yang kaya  dengan sentuhan Perancis untuk memberikan perspektif segar pada layanan kelas dunia. Grand Mercure merupakan standar budaya di setiap destinasi, menangkap imajinasi para tamu dan membawa kisah-kisah lokal ke kehidupan.