Kelapa Gading > Properti

Gading Berbenah, Bisnis Jasa Desain Interior-Eksterior Siap Lari

Jumat, 06 Oktober 2017 14:22 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Muhammad Azzam

Bisnis Jasa Desain Interior
Contoh bisnis jasa desain interior
Foto : Muhammad Azzam

Share this








Selesainya pembangunan infrastruktur akan menarik minat masyarakat membeli produk properti. Hal ini berdampak pula pada bisnis desain interior-eksterior

KELAPA GADING – Serangkaian pembangunan infrastruktur di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, mulai dari Light Rail Transit (LRT) dan Ruas Tol Dalam Kota diyakini akan membuat geliat jasa arsitektur, desain interior, dan pembangunan. Hal itu disampaikan oleh Bambang Ekajaya, Pemilik Cipta Graha kepada Infonitas.com, Kamis (6/9/10/17).

Bambang menilai rampungnya proyek itu akan berdampak positif bagi akses transportasi menuju Kelapa Gading. “Setelah rampung proyek itu, semakin banyak orang untuk tinggal di Kelapa Gading dan mengembangkan bisnisnya. Proyek itu sangat berpengaruh, jadi yang awalnya skalanya kawasan Kelapa Gading ini hanya perumahan biasa bisa benar-benar menjadi sentral bisnis, saat ini saja sudah terkenal sebagai sentral bisnis, gimana nanti,” tuturnya.

Bambang menjelaskan, pembangunan yang dilakukan saat ini, baik LRT maupun Ruas Tol Dalam Kota membuat kebanyakan dari warga Kelapa Gading pindah maupun menempati rumah lainnya agar tidak terkena dampak macet, dan juga banyak usaha yang lesu. Setelah pembangunan usai mereka mulai start kembali.

“Kita yakin Kelapa Gading ini akan terus berkembang, setelah rampungnya proyek itu akan menarik minat untuk membeli properti di Kelapa Gading maupun membuka usaha di Kelapa Gading, sehingga jasa kami masih sangat dibutuhkan. Zaman kan berubah dan semakin canggih rumah yang tadinya lantai satu ingin jadi dua lantai, yang properti sudah kusam pasti diperbarui, perluasan bangunan maupun penambahan fasilitas baru, masih banyaklah market yang bisa kita dapatkan di Kelapa Gading, saya yakin terbukti kami (Cipta Graha) sudah 17 tahun hanya melayani khusus di Kelapa Gading saja,” ungkap pria yang sudah 21 tahun aktif di persatuan perusahaan REI DKI Jakarta.