Kelapa Gading > Properti

Begini Desain LRT Kelapa Gading - Velodrome

Kamis, 13 Juli 2017 21:09 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Nurul Julaikah

LRT Kelapa Gading – Velodrome
LRT Kelapa Gading – Velodrome
Foto : istimewa

Share this








Pembangunan LRT Kelapa Gading – Velodrome yang tengah dalam pengerjaan kontraktor PT. Wijaya Karya Tbk (Wika) akan terdapat enam stasiun.

KELAPA GADING – Megaproyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Pemerintah Pusat berupa transportasi berbasis rel, yakni Light Rail Transit (LRT). Untuk jalur Kelapa Gading – Velodrome akan terdapat enam stasiun.

Menurut Direktur Utama PT. Jakarta Propertindo (Dirut Jakpro) Satya Heragandi, titik-titik stasiun kereta ringan tersebut, antara lain Depo Kelapa Gading, Stasiun Mal Kelapa Gading, Stasiun Boulevard, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrain, dan Stasiun Velodrome.

“Ada enam stasiun nantinya di sana,” ujar Satya saat dihubungi infonitas.com, Kamis (13/7/2017).

Satya menambahkan, pada tahun 2018 nanti, proyek kereta ringan ini difokuskan pada pengerjaan jalur dan pengadaan kereta. Sedangkan, rencana pembelian rangkaian mulai dilakukan pada April 2018.

 “Pengerjaan konstruksi ditargetkan bisa rampung akhir 2017 ini. Testing and Commissioning ditargetkan mulai Mei dan Agustus 2018 sudah pengoperasian," ucapnya.

Dalam pengerjaan proyek yang baru saja mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 3,5 triliun ini mengerahkan sebanyak 1.900 pekerja dikerahkan untuk mengebut pengerjaan pembangunan lintasan tersebut. Saat ini, pada pembangunan lintasan kereta ringan tersebut tengah memasang grider box.

Adapun wilayah Kelapa Gading sebagai lokasi pembuatan depo proyek kereta cepat Light Rapid Transit (LRT) Velodrome - Kelapa Gading. Lahan tersebut merupakan tanah bekas kantor Dinas Pekerjaan Umum DKI.

"Karena sekarang kalau cari lahan seluas 12 Hektar ditengah kota Jakarta udah nggak ada. Jadi, kebetulan ada lahan bekas kantor penyimpanan alat berat dinas pekerjaan umum DKI. Jadi yah kebetulan ada tanah seluas itu tengah kota Jakarta,” jelasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang diukutip dari general information WIKA, lintasan sepanjang 5,8 kilometer (km) ini nantinya akan menghubungkan Kelapa Gading hingga arena balap sepeda Velodrome di Jakarta Timur.  Rute yang dilewati antara lain Jalan Pegangsaan Dua sebagai depot, Jalan Raya Kelapa Nias, Jalan Kelapa Gading Boulevard, Jalan Kayu Putih Raya, dan Jalan Balap Sepeda Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.

Dengan begitu, koridor ini akan memiliki 6 stasiun, yakni Stasiun depot di Jalan Pegangsaan Dua Kelapa Gading, stasiun Mal Kelapa Gading, stasiun Kelapa Gading Boulevard, stasiun Pulomas, Stasiun Pacuan Kuda hingga Stasiun Velodrome di arena balap sepeda Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur.

Jalur LRT Kelapa Gading-Velodrome sendiri seluruhnya berada di jalan eksisting. Sehingga, masalah pengadaan lahan tidak menjadi hambatan dalam pengerjaan proyek ini.