Kelapa Gading > Profil

Hotman Paris, Pecinta Kopi dan Pelindung Keluarga

Sabtu, 05 Agustus 2017 15:00 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : DBS

Hotman Paris Hutapea
Hotman Paris Hutapea
Foto : istimewa

Share this








Menjadi pengacara atau lawyer kondang tak membuat Hotman Paris Hutapea gengsi minum kopi di warung pinggir jalan seharga Rp 6 ribu per cangkir.

KELAPA GADING – Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea yang memiliki harta kekayaan dengan nominal cukup fantastis. Properti berupa rumah toko (ruko) bertebaran di Ibu Kota Jakarta hingga luar negeri, belum deposito yang tersimpan di bank.

Namun, siapa sangka, ayah dari Frank Alexander Hutapea, Fritz Hutapea, dan Felicia Puteri Parisienna Hutapea ini memiliki kebiasaan minum kopi seharga Rp 6 ribu secangkir. Penikmat seduhan bubuk kopi ini, kerap menghabiskan waktu di pagi hari sebelum berangkat kerja dengan mampir ke warung langganannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dikutip dari berbagai sumber, suami dari Augustiane Sinta Dame Marbun ini setiap pagi rutin berolahraga, baik jogging maupun skipping di seputar komplek rumahnya yang berada di perumahan elite Kelapa Gading. Usai membakar kalori dengan keringat bercucuran, tak lupa Hotman menyempatkan diri menyeruput secangkir Kopi dengan camilan Bakpao Kacang dan Pempek Palembang favoritnya.

Tak hanya menikmati seduhan kopi saring saja, Pria berdarah Batak ini juga kerap kali menyeduh sendiri kopi yang akan diminumnya. Bahkan, dalam candaan dengan pemilik warung kopi tersebut, Hotman berkelakar jika membeli mobil Lamborgini dari hasil berjualan kopi.

“Dari sini untuk beli Lamborgini, itu saya beli mobil gara-gara jualan kopi ini. Jadilah kopi Joni Hotman Paris, enam ribu perak satu cangkir,” ucap Hotman disambut tawa para pengunjung di warung kopi, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pundi-pundi rupiah hingga miliaran berhasil dikumpulkan oleh Hotman selama menjalani profesi sebagai lawyer. Julukan sebagai pengacara Rp 30 miliar kerap bersandar kepada pria kelahiran 20 Oktober 1950, Tapanuli, Sumatera Utara ini.

Berbagai perkara pidana hingga pidana pun pernah ditangani oleh Hotman, mulai dari perkara Narkoba yang menjerat Corby, kasus pembunuhan Angeline di Bali, perkara-perkara perselisihan hingga perceraian artis, bahkan kasus perniagaan internasional. Pengalaman kerja di kantor pengacara internasional Makarim dan Taira S selamat 20 tahun, empat tahun kerja di kantor pengacara terbesar di Australia, dan akhirnya mendirikan kantor firm sendiri.

Ratusan rumah toko (ruko) tersebar di wilayah Jakarta, seperti di Kelapa Gading dengan nama Gedung Frank bernilai ratusan miliar. Kemudian, ruko di kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, ruko di Sudirman Park, Jakarta Selatan, ruko di Central Park, Jakarta Barat dan ruko di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

“Nanti semuanya saya wariskan ke anak-anak saya, syaratnya harus menjadi pengacara internasional,” ucapnya.

Dalam hidup berkeluarga, lulusan Doktor Fakultas Hukum Universitas Padjajaran tahun 2011 ini mengedepankan tanggungjawab. Menurutnya, sebagai seorang laki-laki yang baik itu harus melindungi anak dan istri.

Semakin berusia tidak muda lagi, Hotman menyadari betul bahwa keluarga adalah segalanya. Jika sepulang kerja, tidak bertemu dengan anak-anak, rasa sepi selalu menyelimuti hati mantan kekasih Artis Merriam Belina ini.

“Laki boleh nakal dikit, istri sama anak harus dilindungi,” tegasnya.