Kelapa Gading > Pendidikan

The Voice Competition Beacon Academy Kelapa Gading

Jumat, 15 September 2017 17:53 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Muhammad Azzam

The Voice Competition Beacon Academy Kelapa Gading
Salah satu peserta The Voice Competition
Foto : Muhammad Azzam

Share this








The Voice Competition digelar Beacon Academy Kelapa Gadng untuk mengasah bakat dan kreativitas peserta didik

KELAPA GADING – Beacon Academy Kelapa Gading rutin menggelar The Voice Competition setiap tahunnya. Kegiatan ini bertujuan mengasah bakat dan kreativitas peserta didik. Karena, sekolah yang menerapkan kurikulum Cambridge dan International Baccalaureate (IB) ini tak hanya mengutamakan sisi akademis saja, namun non akademis pun diperhatikan.

Richard Sidharta selaku Direktur Beacon Academy Kelapa Gading mengatakan, kegiatan non akademis, seperti bernyanyi, teater, dance maupun visual art masuk ke dalam kurikulum.  

“Kegiatan non akademis, bukan ekstrakurikuler lagi tapi sudah masuk inschool dan masuk dalam kurikulum sejak kelas satu SD. Bukan kegiatan after school, sudah masuk dalam inti pelajaran sekolah. Kedudukan nilainya pun sama dengan pelajaran akademis seperti matematika maupun sains,” kata Richard kepada infonitas.com di Beacon Academy, Jalan Pegangsaan Dua, No. 56, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Untuk kegiatan kompetisi The Voice ini diikuti mulai dari murid tingkat SD hingga SMA. Total yang ikut audisi 31 murid. 23 murid lolos untuk tampil dipanggung memperebutkan juara 1, 2, dan 3.

“Untuk SD 12 murid audisi, 8 murid lolos. Untuk SMP dan SMA 19 murid audisi, 15 murid lolos. Bagi pemenang mendapatkan piagam penghargaan dan seluruh peserta semuanya baik itu yang tidak lolos audisi akan mendapatkan sertifikat,” ungkap Richard.

Peserta yang tampil boleh memilih lagu apa saja tapi dengan parameter, yaitu lagunya tidak boleh ada kata-kata negatif, dan tidak boleh lebih dari 3 menit. Penilaian mulai dari nada, penguasaan panggung, teknik bernyanyi, musicianship, penyampaian lagunya (communication).