Kelapa Gading > Laporan Utama

WP di Tanjung Priok Penunggak PBB Terbesar se-Jakarta Utara

Selasa, 14 November 2017 14:41 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya

Pemasangan plang penunggak pajak di kawasan Tanjung Priok
Pemasangan plang penunggak pajak di kawasan Tanjung Priok
Foto : Adi Wijaya

Share this








Wajib Pajak di Kecamatan Tanjung Priok merupakan penunggak PBB terbesar se-Jakarta Utara. Total tunggakan sebesar Rp 36 miliar.

TANJUNG PRIOK – Penunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbesar di Jakarta Utara berada di kawasan Kecamatan Tanjung Priok. Dari total pajak yang belum terbayarkan oleh Wajib Pajak (WP) sebesar Rp 73 miliar, ada sekitar Rp 38 miliar berada di Tanjung Priok.

Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Utara Carto menyebut, terdapat 22 wajib pajak dari Kecamatan Tanjung Priok yang menunggak pembayaran. Totalnya, mencapai sekitar Rp 38 Miliar.

"Keseluruhan wajib pajak itu merupakan perusahaan," kata Carto saat ditemui di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (14/11/2017).

Diterangkannya, pemasangan stiker penunggak pajak yang dilakukannya kali ini sebagai tindak lanjut upaya persuasif yang dilakukan sebelumnya. Efek jera diharapkan dapat dirasakan penunggak pajak sehingga melunasi pembayaran secapatnya.

"Kita sebelumnya sudah melayangkan surat pemberitahuan. Dialog dengan para penunggak pajak juga sudah dilakukan. Bahkan sudah juga dilakukan penandatanganan surat kesanggupan pembayaran. Tapi sampai saat ini mereka masih belum juga membayar," terangnya.

Diakuinya, para penunggak pajak terkendala pada denda pajak akibat melewati batas waktu pembayaran. Namun, adanya kebijakan pengampuan pajak (amnesty) bukan berada pada kewenangannya.

"Memang saat berdialog mereka mengeluhkan adanya denda. Meminta kepada kami untuk dihapus. Tapi ini bukan kebijakan kami, jadi hanya sebagai bahan rekomendas saja," tutupnya.

Berikut Rincian Penunggak PBB di Jakarta Utara :

1. Kecamatan Penjaringan : 29 Wajib Pajak (WP) dengan 29 Nomor Objek Wajib (NOP), total Rp 12,9 Miliar.

2. Kecamatan Kelapa Gading : 6 WP dengan 9 NOP, total 3,2 Miliar.

3. Kecamatan Tanjung Priok : 22 WP dengan 56 NOP, Total Rp 38 Miliar.

4. Kecamatan Pademangan : 2 WP dengan 3 NOP, total Rp 3,5 Miliar.

5. Kecamatan Koja : 8 WP dengan 8 NOP, total Rp 11,4 Miliar.

6. Kecamatan Cilincing : 13 WP dengan 13 NOP, total Rp 4,6 Miliar.