Kelapa Gading > Laporan Utama

Menanti Upah Layak 2018

UMP DKI Jakarta 2018 Naik, Begini Kata Buruh di Pulogadung

Kamis, 09 November 2017 13:03 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : R Maulana Yusuf

Kawasan industri di Pulogadung
Kawasan industri di Pulogadung
Foto : istimewa

Share this








Salah seorang buruh pabrik di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur mempertanyakan subsidi naik busway gratis dalam paket kebijakan kenaikan UMP 2018.

PULOGADUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2018 sebesar Rp 3,6 juta. Tak hanya itu, para buruh juga mendapatkan fasilitas berupa membebaskan biaya penggunaan bus Transjakarta (Busway).

Keputusan mengratiskan tarif busway tersebut mengundang tanda tanya bagi buruh. Salah satunya datang dari Dwi. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh di salah satu pabrik yang berlokasi di kawasan industri Pulo Gadung ini menanyakan, keputusan itu merupakan wacana atau bukan.

 "Itu benar apa cuma wacana," ujarnya saat berbincang dengan infonitas.com di kawasan industri Pulo Gadung, Kamis(9/11/2017) siang.

Jika benar, Dwi meminta agar Pemprov menjelaskan tentang mekanisme dan cara menggunakannya. Terlebih, di Ibu Kota jumlah buruh dari tahun ke tahun terus bertambah.

"Apa harus registrasi atau seperti apa, lalu bagaimana dengan buruh yang memiliki keluarga apakah keluarganya dapat juga,"cetusnya.

Untuk diketahui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan memberikan layanan gratis naik transjakarta bagi buruh yang bekerja di Ibu Kota mulai 2018. Kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari penetapan UMP DKI Jakarta 2018 sebesar Rp 3.648.035.