Kelapa Gading > Laporan Utama

Tak Miliki SIM, Bocah 10 Tahun Tertabrak Kontainer

Selasa, 18 Juli 2017 09:57 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Ilustrasi kecelakaan
Ilustrasi kecelakaan
Foto : istimewa

Share this








HM, bocah berusia 10 tahun yang tidak memiliki SIM harus mengakhiri hidup dengan sebuah truk ekspedisi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

TANJUNG PRIOK - Bocah berusia 10 tahun harus mengakhiri hidup dengan sebuah truk ekspedisi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. HM tak tertolong saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit.

Kasat Lantas Polres Jakarta Utara AKP Sigit mengatakan, HM mengalami kecelakaan sepulang dari mengisi bensin motor matic yang dikendarai. HM yang berboncengan dengan temannya G (15) ditabrak truk logistik yang melaju kencang.

"Berdasarkan keterangan dokter korban telah meninggal saat sampai di rumah sakit," kata Unit Lakalantas Polres Jakarta Utara, AKP Sigit dalam keterangannya, Senin (17/7/2017).

Sigit menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga pada pukul 16.30 WIB. Dia mengatakan HM (10) meninggal karena luka di dadanya. "Diduga korban yang membawa motor," ungkap Sarjono.

Sementara itu, paman korban Pardi menjelaskan, mobil logistik B 9438 BM  yang menabrak korban berjalan ugal-ugalan. HM yang masih di bawah umur ini masih menurutnya membawa motor secara diam-diam, tanpa sepengetahuan kedua orangtuanya.

"Ya mungkin orang tuanya lalai juga naruh kunci," imbuhnya.

Akibat dari kecelakaan tersebut, motor korban mengalami kerusakan parah di bagian setang dan roda depan. Satu korban meninggal dunia HM (10) dan satu korban luka lecet G (15). Kedua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Royal Progress, Sunter, Jakarta Utara. HM (10) akan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum.