Kelapa Gading > Laporan Utama

Nasib Transportasi Tua

Surat Operasional Bajaj BBG di Jakarta Utara Harus Lengkap

Kamis, 13 April 2017 17:04 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya

 Ilustrasi Bajaj BBG
Ilustrasi Bajaj BBG
Foto : istimewa

Share this





Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara meminta para pemilik Bajaj BBG melengkapi izin operasional kendaraan.

KELAPAGADING - Keberadaan Bajaj Bahan Bakar Gas (BBG) saat ini memang termasuk legal. Namun, legalitas tersebut bukan menjadikan pemilik dan sopir Bajaj semena-mena terhadap peraturan lalu lintas.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Benhard Hutajulung mengatakan, tiap transportasi umum harus memiliki kelengkapan surat operasional. Seperti surat perizinan operasional, Uji KIR, dan Surat Izin Mengemudi (SIM) A bagi sopir.

"Harus lengkap dong. Ini kan menyangkut keselamatan para penumpang," ujar Benhard saat dihubungi infonitas.com, Kamis (13/4/2017).

Dia menjelaskan, jika tak memiliki kelengkapan surat operasional, maka pihaknya tak segan untuk melakukan penindakan pencabutan perizinan. Namun terkait SIM A, Merupakan kewenangan dari Satuan Kepolisian Lalu Lintas.

"Pencabutan perizinan dapat dianalisis hingga pemilik Bajaj BBG telah memperpanjang masa aktifnya," katanya.

Baca juga : Pemilik Bemo Minta Suntikan Modal dari Pemerintah

Lebih jauh, dia menghimbau kepada pemilik Bajaj BBG agar tak luput memperpanjang surat operasional. Sebab, hal itu terkait dengan keselamatan penumpang.

"Kita akan tetap memonitor perizinan itu. Penindakan itu pasti dilakukan demi menyelamatkan penumpang saat menggunakan moda transportasi umum," tutupnya.