Kamis, 07 Juni 2018 12:13:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis
Foto : Adi Wijaya
 

TANJUNG PRIOK - Jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya memastikan penjagaan ekstra saat libur Lebaran Idul Fitri 2018. Terutama, pada kasus pencurian atau pembobolan rumah kosong yang ditinggal pemudik.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis memastikan, telah menyiagakan seluruh jajaran dalam mengantisipasi berbagai aksi kriminal saat libur Lebaran Idul Fitri 2018. Operasi Ketupat Jaya 2018 pun telah dimulai sejak Rabu (7/6/2018).

"Polda Metro Jaya sudah menggelar seluruh pasukan mulai dari jajaran polsek, polres hingga polda. Insya Allah pelaksanaan mudik tahun ini kita bisa memberilan pelayanan yang terbaik kepada warga Jakarta yang akan melakukan mudik," kata Idham, usah membuka Bakti Sosial (Baksos) di halaman Masjid Babah Alun, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (7/6/2018).

Untuk kasus rumah kosong, dia telah memerintahkan jajaran Reserse Kriminal untuk melakukan langkah antisipasi berupa pengawasan. Kasus tersebut dianggap kerap terjadi saat libur Lebaran lantaran rumah ditinggal pemiliknya untuk bermudik.

"Pesan saya, sebelum berangkat mudik, rumahnya benar-benar dikunci, listrik dimatikan, kompor gasnya pun dimatikan. Supaya jangan terjadi apa-apa nantinya," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyarankan tidak mengendarai sepeda motor menuju kampung halaman. Apalagi, diisi muatan berlebih yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Kemudian kalau misalnya membawa anak nggak sampai empat orang dalam satu motor. Berbahaya. Lebih baik motor atau barang dikirim melalui pos atau kereta api, nanti sampai kampung baru digunakan lebih bagus seperti itu," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda