Kelapa Gading > Laporan Utama

Proses Pemutakhiran Data Pemilih di Jakarta Utara Segera Dilakukan

Selasa, 13 Maret 2018 15:02 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : R Maulana Yusuf

Abdul Muin, Ketua KPU Kota Jakarta Utara
Abdul Muin, Ketua KPU Kota Jakarta Utara
Foto : R Maulana Yusuf

Share this








PPS harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan lurah, RW, RT, dan tokoh masyarakat sebelum proses pemutakhiran data pemilih.

TANJUNG PRIOK - Daftar pemiilih tetap di Jakarta Utara selalu menjadi perhatian dan sorotan sejumlah kalangan mulai dari proses sampai penetapan. Sebagai penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Utara wajib memutakhirkan data pemilih dari DP4 yang diberikan pemerintah.

Pasalnya, banyak data dalam daftar tersebut yang sudah tidak valid atau sudah meninggal.

Abdul Muin, Ketua KPU Kota Jakarta Utara mengingatkan dalam waktu dekat sudah mulai merekrut petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). PPS harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan lurah, RW, RT, dan tokoh masyarakat agar mendapatkan masukan dan SDM Pantarilh yang mampu melaksanakan coklit dengan baik.

"Saya juga menekankan agar Pantarlih cakap dalam menulis dan saya sarankan menulis dengan huruf kapital agar dalam proses input data tidak terjadi kesalahan pengetikan,"katanya.

Dalam masa Pantarlih melaksanakan coklit, PPS harus mensupervisi pekerjaan Pantarlih dengan laporan secara periodik. Pps juga membuat helpdesk di kantor kelurahan atau lokasi yang dapat di akses masyarakat untuk melayani aduan dan masukan pemilih yang belum terdaftar. "Kalau itu telah dilaksanakan maka saya yakin pemilu 2019 nanti akan menjadi lebih baik di persoalan data pemilih," tandasnya.