Kelapa Gading > Laporan Utama

Aksi 299

Pro-Kontra Aksi 299 di Mata Warga Kelapa Gading

Jumat, 29 September 2017 14:52 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : R Maulana Yusuf

Aksi 299 di Gading
Situasi aksi 299
Foto : R Maulana Yusuf

Share this








Aksi 299 digelar, keamanan di berbagai wilayah ,khususnya sentra ekonomi dan bisnis diperketat. Tak terkecuali di wilayah Kelapa Gading

KELAPA GADING – Aksi 299 yang menolak Perppu No. 2 Tahun 2017 tentang Ormas dan Kebangkitan PKI saat ini sedang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI. Keamanan di berbagai wilayah, khususnya sentra ekonomi dan bisnis diperketat. Wilayah Kelapa Gading salah satunya. Hal ini sontak menimbulkan beragam komentar dari warga.

Sukamto salah satunya. Warga Pegangsaan Dua ini mengatakan aksi ini sebenarnya baik, melambangkan kepekaan masyarakat akan bahaya komunisme. Namun, dengan diadakan demo ini menjadi berlebihan. "Demo ini sangat menggangu aktivitas masyarakat. Untuk wilayah Kelapa Gading misalnya, masyarakat jadi khawatir akan terjadinya kerusuhan, walaupun wilayah Kelapa gading saat ini di jaga ketat,” ungkapnya.

Mengenai penolakan Perppu Ormas, sukamto menilai langkah pemerintah sudah tepat. "Ormas yang tidak sesuai falsafah bangsa (Pancasila) memang harus di larang," ujarnya.

Baca Juga : Nyanyian Rizieq Shihab Terdengar Saat Aksi 299

Sementara itu, Dwi warga RW 03 Kelapa Gading Timur berpendapat aksi hari ini tidak ada ada imbas yang signifikan bagi dirinya. "Khawatir, tidak sih. Dibawa santai saja. Saya setuju kalau banyak gerakan untuk mematikan ruang gerak PKI. Terkati Perppu Ormas, seharusnya lebih diperdalam dan diperjelas lagi aturannya. Karena, ormas menurut saya sah-sah saja," katanya.