Kelapa Gading > Laporan Utama

Polres Metro Jakut Gerebek Pabrik Miras Oplosan di Kelapa Gading

Jumat, 13 Oktober 2017 15:18 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya

Penggerebekan pabrik miras oplosan di Jalan Rawa Sengon RT 005 RW 022 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Penggerebekan pabrik miras oplosan di Jalan Rawa Sengon RT 005 RW 022 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Foto : Adi Wijaya

Share this








Polisi mengamankan tiga tersangka dalam penggerebekan pabrik miras oplosan di Jalan Rawa Sengon RT 005 RW 022 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading,

KELAPA GADING - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Utara menggerebek sebuah pabrik minuman keras oplosan di gudang barang bekas, Jalan Rawa Sengon RT 005 RW 022 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pemilik pabrik, Ricardo Tamba (39) dan tiga anak buahnya Baim (31), Krisostomus Nembe (31) dan Soldier Silaban (38) menjadi tersangka dalam kasus tersebut. 

Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi Dwiyono mengatakan, para tersangka dengan sengaja mengoplos miras dengan berbagai campuran bahan cairan, seperti caramel, arak, alkohol, sitrun, gula merah dan gula pasir serta air keran mentah. Sekitar 30-50 dus karton diproduksi dalam setiap harinya. 

"Satu karton berisi 12 botol," kata Dwiyono saat ditemui di pabrik miras oplosan, Jumat (13/10).

Menurutnya, pabrik miras oplosan telah beroperasi sejak September 2017. Produk miras oplosan tersebut didistribusikan di wilayah DKI Jakarta. 

"Pemilik mendapatkan keuntungan hasil penjualan miras oplosan senilai Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu setiap dus karton," terangnya.

Atas perbuatannya tersebut,  para tersangka dijerat Pasal 140 UU RI No 18 tahun 2012 tentang Pangan. Alasannya, lantaran mereka memproduksi minuman yang tidak sesuai standar kesehatan hingga memalsukan merk dagang. 

"Mereka terancam hukuman maksimal dua tahun kurungan penjara atau denda sebesar Rp 4 miliar," tandasnya.