Kelapa Gading > Laporan Utama

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 30 Kg di Pelabuhan Tanjung Priok

Jumat, 13 Oktober 2017 18:00 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya

Gelar ekspose penyelundupan sabu seberat 30 kg yang digagalkan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Gelar ekspose penyelundupan sabu seberat 30 kg yang digagalkan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Foto : Adi Wijaya

Share this








Petugas mengamankan sabu seberat 30 kilogram yang dibawa oleh dua orang kurir bernama Fitria binti Sutrimo asal Lampung dan Tan Yew Poh alias Aming asal Ma

TANJUNG PRIOK - Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika asal negeri Jiran Malaysia. Petugas mengamankan sabu seberat 30 kilogram yang dibawa oleh dua orang kurir bernama Fitria binti Sutrimo asal Lampung dan Tan Yew Poh alias Aming asal Malaysia.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Hadi mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari dua temuan penyelundupan narkotika yang ditinggalkan pemiliknya di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok.

Barang haram tersebut diselundupkan dengan cara menyerupai barang bawaan penumpang. 

"Awalnya ada dua temuan narkotika. Pertama sekitar 10 kilo sabu dari dua tas penumpang di KM Dorolonda, pada Sabtu (29/4) dan KM Bukit Raya, pada Rabu (8/3)," jelas Eko saat ditemui di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/10).

Lanjutnya, temuan narkotika kembali terungkap sekitar 20 kilo sabu dari 10 koli ikan asin, pada Rabu (4/10) yang dibawa oleh Fitria di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam pengembangan kata dia, polisi membekuk kurir asal Malaysia Tan Yew Poh alias Aming di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. 

"Narkotika dikendalikan seorang jaringan narkoba asal Malaysia berinisial CSO. Kini dia masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," terangnya. 

Di lokasi sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menambahkan, sabu diselundupkan dari Malaysia menuju Tanjung Pinang oleh Tan Yew Poh alias Aming.

Kemudian, penyelundupan dilanjutkan Fitria dari Tanjung Pinang menuju Pelabuhan Tanjung Priok. 

Atas perbuatan tersangka, keduanya dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hukuman kurungan penjara seumur hidup.