Rabu, 24 Januari 2018 14:35:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : R Maulana Yusuf
Dirut Jakpro (Kiri) bersama Wagub DKI Jakarta
Dirut Jakpro (Kiri) bersama Wagub DKI Jakarta
Foto : R Maulana Yusuf
 

PULOMAS – Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi memastikan penyebab runtuhnya box girder Light Rail Transit (LRT) bentang P28-P29 di Jalan Kayu Putih Raya, Pulogadung, Jakarta Timur baru diketahui pada waktu 2 pekan lagi.

Menurutnya terkait proses keselamatan kerja pada kejadian berlangsung telah lengkap. Mulai dari  job analisis, risk analisis, tool box metting.

"Unsur  pekerja dan teknis dipastikan sudah sesuai prosedur,"ungkapnya saat ditemui usai peresmianBulan k3 Nasional, Selasa (23/1/2018)

Pasca kejadian ambruknya box grider LRT pihaknya telah melakukan serangkaian proses untuk melakukan investigasi lanjutan. Investigasi terdiri dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, tim internal PT Wijaya Karya (WIKA) selaku kontraktor pelaksana utama, dan PT VSL Indonesia selaku subkontraktor, masih melakukan penyelidikan.

"Tim membutuhkan waktu, jadi ada beberapa tes laboratory termasuk sisi kekuatan beton besi dan material lain yang digunakan disana, mereka menjanjikan 14 hari, tapi kita minta dipercepat,"tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda