Rabu, 24 Januari 2018 15:35:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya
Pemancingan ikan Danau Sunter
Pemancingan ikan Danau Sunter
Foto : Adi Wijaya
 

TANJUNG PRIOK - Kekecewaan dirasakan pengelola pemancingan ikan Danau Sunter dua, Tarmin (47). Sebab, tempat pencarian nafkahnya dibongkar oleh apatur Pemerintah Kota Jakarta Utara, tepat pada 100 hari pasangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyied Baswedan - Sandiaga Uno menjabat.

Tarmin se-keluarga hanya bisa tertunduk lemas melihat lokasi pemancingan dan tempatnya bernaung diporak-porandakan menggunakan alat berat. Protes kepada para petugas tak sedikitpun pun digubris. Entah kemana lagi dirinya harus menetap.

"Hilang semua pendaringan saya," kata Tarmin, saat ditemui di Danau Sunter Dua, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (24/1/2018).

Ia mengungkapkan janji Anies-Sandi saat kampanye yang masih terekam kuat dalam ingatannya, ialah tak akan melakukan pembongkaran apa pun. Terlebih, minimnya tempo untuk dirinya berkemas.

"Janjinya palsu. Dikasih waktu 14 hari untuk berkemas. Baru seminggu sudah dibongkar. Hanya sebagian ikan di tiga kolam dapat dipindahkan. Rugi banyak," ungkapnya.

Meski dijanjikan diberikan lokasi pengganti, ia tak percaya dengan janji tersebut. Sebab sampai saat ini informasi tersebut hanya sebatas perkataan perwakilan Wali Kota Jakarta Utara.

"Katanya mau dipindahin ke sebrang danau pemancingan ya. Tapi ya cuma janji saja. Toh lokasi itu juga sedang dibongkar," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda