Kelapa Gading > Laporan Utama

Menanti Upah Layak 2018

Pelaku Usaha Nilai Penetapan UMP Jakarta 2018 Tepat

Kamis, 09 November 2017 11:09 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Muhammad Azzam

Ilustrasi. (Ist)
Ilustrasi. (Ist)
Foto : istimewa

Share this








Penetapan UMP Jakarta 2018 dinilai sudah sangat tepat oleh pelaku usaha di Ibu Kota.

KELAPA GADING - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengumumkan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan UMP 2018 sebesar Rp 3.648.035.

Salah satu pengusaha jasa angkutan, Sudirman menjelaskan penetapan UMP oleh Gubernur DKI sudah sangat tepat.

"Saya pikir sudah sangat tepat. Ini sudah jalan tengah dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi yang tidak bagus bagu dunia usaha. Jika untuk pekerja, mereka tidak akan pernah puas tetapi kan harus melihat kondisinya,” jelasnya kepada Infonitas.com, Kamis (9/11).

Dia menilai, penetapan UMP sebesar 3,6 juta juga dibarengi dengan komitmen Pemprov meningkatkan kesejahteraan buruh dengan memberikan subsidi pangan melalui program Jakgrosir, KJP Plus, Gratis naik Transjakarta.

"Kami dari pelaku usaha sangat berharap pengertian yang mendalam kepada Serikat Pekerja dan Buruh akan realitas kondisi ekonomi kita saat ini," terang Sudirman yang pernah menjabat sebagai Ketua Organda DKI Jakarta.

Sementara itu,  pengusaha jasa interior dan properti, Bambang Eka Jaya, meminta buruh menerima dengan lapang dada dengan semangat menjaga iklim usaha dan investasi yang kondusif. Mereka juga diminta menerima sepenuhnya keputusan pemerintah terhadap angka UMP DKI Jakarta 2018 yang telah ditetapkan. 

"Jangan demo-demo terus. Kita harus menjaga iklim ekonomi yang sedang lesu. UMP naik sesuai tuntutan tapi banyak buruh yang tidak dipekerjakan lagi gimana,” tanyanya.

Pihaknya pun berharap, pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan semakin membaik di berbagai sektor, lapangan kerja tersedia, pengusaha semakin berkembang dan buruh juga semakin sejahtera.