Kelapa Gading > Laporan Utama

Pelaku Teror di Rusun Marunda Dibekuk

Sabtu, 20 Mei 2017 11:46 WIB
Editor : Ivan | Sumber : DBS

Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara
Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara
Foto : istimewa

Share this








Para pelaku merupakan remaja. Dua orang melakukan aksi penodongan dan perampasan, satu lagi berperan sebagai penadah.

CILINCING – Dua remaja dibekuk petugas Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara. Mereka diduga telah membuat teror di kawasan Rumah Susun (Rusun) Marunda, Cilincing, dengan aksi penodongan dan perampasan.

"Awalnya menodong meminta uang. Karena tidak diberi, mereka merampas ponsel korban," kata Kepala Humas Polres Jakarta Utara Komisaris Sungkono, seperti dikutip dari Tempo.co, Sabtu, 20 Mei 2017.

Sungkono menjelaskan, selain dua remaja itu, ada satu lagi yang ditangkap karena menjadi penadah barang hasil kejahatan.

Adapun ketiga orang yang ditangkap masing-masing bernama DA alias Koyor (17), Yandi alias Opay (19), dan penadah bernama Mafudin (24). Sedangkan korban bernama Doni Nugraha (15), seorang pelajar yang tinggal di Rusun Marunda.

Menurut Sungkono, penodongan dilakukan oleh DA dan Yandi di Rusun Marunda Blok Bandeng Cluster A pada Sabtu (13/5/2017) malam. Kedua tersangka meminta uang secara paksa kepada korban.

Baca Juga : Djarot Sumringah, DKI Dapat Hibah Bus Lagi

Saat itu, Doni mengatakan kepada para pelaku bahwa ia tak memiliki uang. Akhirnya DA dan Yandi menghunus pisau dan menodong korban. "Tersangka mengancam akan menusuk jika tidak diberi ponsel," kata Sungkono.

Kedua remaja itu kemudian merampas ponsel korban, Samsung Galaxy V. Setelah itu, mereka melarikan diri. “Korban kemudian ke Polisi. Kepolisian membutuhkan waktu sepekan untuk menangkap dua tersangka itu,” lanjutnya.

Dari pengakuan tersangka, ponsel rampasan dijual ke Mafudin. Polisi kemudian menangkap dia beserta sejumlah barang bukti. Kini tersangka sedang disidik oleh polisi.