Kelapa Gading > Laporan Utama

HUT Ke-72 RI

Pedagang Bendera Mulai Menjamur di Trotoar Kawasan Pulomas

Senin, 07 Agustus 2017 19:19 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Penjual Bendera mulai marak di kawasan Pulomas
Penjual Bendera mulai marak di kawasan Pulomas
Foto : Amin Hayyu Al Bakki

Share this








Pantauan infonitas.com, pedagang bendera serta atribut kemerdekaan mulai menjamur di trotoar kawasan Pulomas

PULOGADUNG – Jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72 pada 17 Agustus mendatang, sejumlah pedagang bendera dan berbagai atribut kemerdekaan mulai menghiasi berbagai sudut Ibu Kota.

Para pedagang ini memanfaatkan lahan di pinggir jalan untuk menjajakan dagangannya. Salah satunya, di kawasan Pulomas, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Pantauan infonitas, sejumlah penjual bendera mulai terlihat berjualan di atas trotoar.

Salah satu penjual bendera merah putih, Reni Komalasari (39) menyampaikan, ia mulai berjualan sejak Jumat, (4/8/2017)  lalu. Meski berjualan di atas trotoar, lanjutnya, namun pihak ketertiban seperti Satpol PP tidak menindak mereka.

“Sepertinya kalau jualan bendera begini nggak diusir, mas. Dari tahun-tahun sebelumnya juga nggak pernah tuh,” ujarnya saat ditemui di Jalan Pulo Mas Barat, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (7/8/2017).

Selain itu, berbagai pedagang bendera juga bisa ditemukan di sekitar kawasan Pacuan Kuda Pulo Mas. Salah satu pedagang bendera di sekitar kawasan pacuan kuda, Yunus (51) berharap pada berkah kemerdekaan agar dagangannya bisa laris.

“Sekarang sih masih lumayan sepi, biasanya deket tujuhbelasan itu baru pada rame, karena beli untum keperluan lomba,” jelasnya.

Yunus menambahkan, hampir menjadi tradisi tiap tahun jelang 17 Agustus, para pedagang menjajakan atribut kemerdekaan di pinggir jalan maupun trotoar. Hal itu, katanya, wajar saja karena hampir di semua wilayah melakukannya.

“Kalau dilihat-lihat hampir semua (daerah) pasti ada jualan di atas trotoar. Ini kan musiman ya, jadi tolong jangan ditertibkan aja,” tandasnya.