Kelapa Gading > Laporan Utama

Merasa Tak Aman, Komunitas Tionghoa Merapat ke Anies-Sandi

Jumat, 17 Maret 2017 10:46 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Adi Wijaya

Calon Gubenernur DKI Anies Baswedan, saat bertemu komunitas Tionghoa di Hotel Santika, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (16/3/2017) malam.
Calon Gubenernur DKI Anies Baswedan, saat bertemu komunitas Tionghoa di Hotel Santika, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (16/3/2017) malam.
Foto : Adi Wijaya

Share this








Komunitas Tionghoa merasa tidak aman dalam menjalankan usaha atau berbisnis selama putaran Pilkada DKI berlangsung.

KELAPA GADING – Meski nampak sejuk dipermukaan, namun suasana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua, cukup panas bagi komunitas Tionghoa. Mereka menyebut, ada kekhawatiran cukup mendalam saat Pilkada putaran pertama.

"Sudah beberapa bulan ini, situasi di Jakarta tak nyaman untuk usaha. Terutama kalangan menengah Tionghoa," kata Pengamat Masyarakat Tionghoa Adian, saat ditemui usai menggelar pertemuan dengan Anies, di Hotel Santika, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (16/3/2017) malam.

Untuk memulihkan kekhawatiran itu, komunitas tersebut memastikan akan memilih Pasangan Calon (Paslon) Gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi, pada Rabu (19/3/2017) mendatang. Harapannya, Anies-Sandi dapat membawa kedamaian di Jakarta, terutama dalam dunia bisnis.

"Kami menganggap Anies-Sandi lebih dapat mengakomodir dan membawa kesejukan bagi masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Anies memastikan, akan membawa Jakarta menjadi kota berkeadilan untuk seluruh masyarakat. Pertemuan itu, dianggapnya banyak mendapatkan aspirasi dari kalangan etnis Tionghoa. "Tentu kita bersama-sama mewujudkan Jakarta menjadi kota nyaman bagi semua," tutupnya.