Kelapa Gading > Laporan Utama

Malam Perpisahan BKO Brimob Nusantara di Kelapa Gading

Kamis, 05 Oktober 2017 10:53 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : R Maulana Yusuf

Perpisahan BKO Brimob
Perpisahan BKO Brimob
Foto : R Maulana Yusuf

Share this








BKO Brimob Nusantara diperbantukan untuk menjaga stabilitas keamanan Kelapa Gading saat unjuk rasa di wilayah Jakarta

KELAPA GADING – Polsek Kelapa Gading bersama Koramil 06 Kelapa Gading dan Pengurus RW 024, Kelurahan Pegangsaan Dua menggelar acara perpisahan dengan Bantuan Kendali Operasi (BKO) Brigade Mobil (Brimob) Nusantara dari Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, Rabu (4/10/2017) malam.

Acara yang berlangsung di Restoran Golden Leaf, Kelapa Gading ini dihadiri Danramil, Wadanramil, Kapolsek, Wakapolsek, Ketua Mitra Jaya, dan para Ketua RW.

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Arif Fazlurrahman mengatakan acara ini diselenggarakan sebagai bentuk terima kasih serta penghargaan atas berakhirnya penugasan rekan-rekan BKO Brimob Nusantara yang telah diperbantukan untuk menjaga stabilitas keamanan Kelapa Gading saat unjuk rasa di wilayah Jakarta.

“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat ditingkatkan lagi tali silaturahmi persaudaraan antar kita semua, dan menjadi kenangan,” jelasnya.  

Sebanyak satu kompi atau 100 personil BKO Brimob Nusantara ditempatkan di beberapa lokasi seperti  pusat perbelanjaan, apartemen dan perumahan-perumahan yang berada di Kelapa Gading.

Hal senada juga di ungkapkan Danramil 06 Kelapa Gading Mayor Inf. Suryono, dalam sambutannya, dia  berterima kasih kepada BKO Brimob Nusantara dari Kalimantan Timur karena kehadirannya memberi rasa aman kepada sejuta hati masyarakat yabg ada di Kelapa Gading. “Kehadiran rekan-rekan memberi spot kepada pelaku usaha, meyakinkan tidak ada halangan. Titip salam kepada pimpinan di sana saat kembali, terimakasih,” ungkapnya.

Sementara itu Iptu ahmad, salah satu personil mengungkapkan selama bertugas di Kelapa Gading memberi kesan yang baik tidak bisa diluapkan kata-kata. “Kami sudah BKO dari Sabang sampai Merauke, tapi disini sangat luar biasa dan tidak bisa dilupakan. Kami sangat berterima kasih dan mohon dimaafkan apabila ada  perlakuan atau sikap kami yang salah,” tutupnya.