Kamis, 11 Januari 2018 18:57:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya
Lokasi Festival Danau Sunter Jadi Sarang Ular
Kawasan Danau Sunter sisi timur
Foto : Adi Wijaya
 

TANJUNG PRIOK - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menggagas Festival Danau Sunter pada  Februari 2018. Namun, masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dikerjakan demi terlaksananya kegiatan itu. Mulai dari kualitas air, maraknya gubuk liar, hingga binatang air membahayakan, seperti ular.

Pantauan infonitas.com, secara kasat mata kualitas air danau sisi timur masih nampak keruh, berbau amis hingga masih terdapat sampah. Bahkan, disinyalir lokasi itu pun masih menjadi tempat favorit bersarangnya ular. Tak dapat dipungkiri, binatang sejenis amphibi, seperti biawak dan buaya ada di sana.

Seorang pemancing di Danau Sunter bernama Kubil (36) membenarkan hal tersebut. Ia pernah menemukan seekor ular saat memancing. Sayangnya, ular itu kembali ke dalam danau saat dikejar untuk ditangkap.

"Pernah tuh saya lihat ada ular. Tapi ngga bisa ditangkap," kata Kubil saat ditemui di Danau Sunter, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/1/2018).

Terkait Festival Danau Sunter, menurutnya banyak yang harus dilakukan untuk memenuhi standar kualitas air. Apalagi, festival itu akan melakukan sejumlah perlombaan renang, yang juga diikutsertakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno.

"Harus benar-benar dibersihkan dulu. Kan bahaya juga kalau sampai peserta dipatok ular atau digigit buaya," ungkapnya.

Sementara itu, Kasatlak UPK Badan Air Jakarta Utara Lambas Sigalingging mengakui, danau menjadi ekosistem favorit bagi binatang air membahayakan. Untuk itu, pembersihan danau akan dilakukan sebaik-baiknya dengan melibatkan ratusan personel gabungan dan peralatan mumpuni.

"Kemungkinan ada ular sih ada. Tapi kalau buaya sih kayaknya ngga mungkin, karena tidak berbatasan dengan laut. Makanya kita akan terus bersihkan menyeluruh hingga festival terlaksana," tutupnya. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda