Kamis, 11 Januari 2018 10:24:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya
Kelapa Gading Jadi Sarang WNA Bodong
Puluhan WNA yang terciduk petugas Imigrasi Kelas I Jakarta Utara
Foto : Adi Wijaya
 

KELAPA GADING - Gemerlapnya kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara nampaknya dimanfaatkan sejumlah Warga Negara Asing (WNA) bodong. Tanpa kejelasan dokumen, mereka seenaknya mendiami kawasan itu dalam jangka waktu yang tak menentu.

Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara membuktikan kebenaran tersebut. Berbekal informasi dari Tim Pengawasan Orang Asing (PORA), sebanyak 43 WNA bodong asal daratan Afrika diciduk di Hotel Gading Indah, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (10/1/2018) petang.

Kepala Divisi Keimigrasian DKI Jakarta Agus Widjaja mengatakan, dari 42 WNA yang diciduk, dua orang diantaranya wanita dan 40 orang lainnya pria. Mereka mendiami hotel tersebut dalam batas waktu yang belum ditentukan.

"Kita belum mengetahui tujuan mereka di sini untuk apa. Masih dalam penyelidikan," kata Agus, saat ditemui di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara, Rabu (8/1/2018) malam.

Soal dokumen izin tinggal, Agus mengatakan hanya delapan orang yang mengantongi paspor. Itu pun sudah melebih batas izin tinggal. Sedangkan, 34 orang lainnya sama sekali tak memiliki dokumen izin tinggal alias bodong.

"Tentunya kami tidak percaya begitu saja dengan mereka (WNA bodong). Paspor itu akan kembali diselidiki keasliannya," tegasnya.

Lanjutnya, mereka yang tak dapat menunjukkan Paspor dikenakan sanksi hukum, berdasarkan pasal 116 juncto Pasal 71 B UU No 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. Sedangkan kepemilikan Paspor dengan melebihi batas izin tinggal akan dikenakan sanksi Pasal 78 UU No 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

"Mereka akan dikenakan sanksi tiga bulan kurungan penjara atau denda sebesar Rp 25 juta," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda