Kelapa Gading > Laporan Utama

Jukir Tuna Rungu Sukses Antarkan Anak Hingga Kuliah

Jumat, 21 April 2017 19:10 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya

Tuti, Jukir Tuna Rungu di Kelapa Gading
Tuti, Jukir Tuna Rungu di Kelapa Gading
Foto : Adi Wijaya

Share this








Kegigihan dan pantang menyerah seorang juru parkir (Jukir) Tuna Rungu di Kelapa Gading sukses mengantarkan anaknya hingga kuliah.

KELAPAGADING – Tuti (55), seorang Juru Parkir (Jukir) Tuna Rungu berhasil menyekolahkan anak semata wayangnya hingga ke perguruan tinggi. Selama 18 tahun menjalani pekerjaan sebagai jukir di kawasan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara cukup berliku dan tidak mudah.

"Alhamdulillah dia (Itha) sudah lulus kuliah. Sekarang sudah bekerja disalah satu perusahaan swasta," ungkap Tuti saat ditemui di Jalan Gading Elok Timur, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/4/2017).

Baca juga : Si Jago Merah Mengamuk di Penjaringan

Dia menjelaskan, pekerjaan Jukir yang dilakukannya berlangsung sejak 1999 silam. Saat itu, dia menggantikan mantan pacarnya, Roni yang telah lebih dulu menghadap Tuhan. Pasca kejadian itu, dia mencoba berpacaran dengan seorang pria (Mr.X), namun dia menghilang dengan membawa sepeda motor miliknya.

"Roni meninggal dunia pada 2010. Tiga tahun berikutnya, saya menikah dengan Apuang (48) yang juga mengidap Tuna Rungu," ungkapnya.

Setiap harinya, dia menerangkan mendapatkan penghasilan tak menentu. Berkisar Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Menjaga kebugaran tubuh, Dia menjadwalkan libur setiap Selasa.

"Untuk parkir mobil ditarif sebesar Rp 5.000,-, sedangkan motor sebesar Rp 2.000,-," paparnya.

Lebih jauh, dia mengungkapkan, alasannya menjadi Jukir lantaran keterbatasan fisik (Tuna Rungu) yang dialaminya sejak lahir. Meski badan terasa remuk lantaran bekerja mulai pukul 06.00 WIB hingga Pukul 23.00 WIB, namun dia tak pernah mengeluhkannya.

"Disyukuri saja. Jalani hidup sebagai ibadah," tutupnya.