Kelapa Gading > Laporan Utama

Progres Pembangunan LRT Kelapa Gading

Insiden LRT Roboh, Ini Penjelasan PT WIKA

Senin, 22 Januari 2018 14:47 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Konstruksi LRT roboh
Konstruksi LRT roboh
Foto : Muhammad Azzam

Share this








PT Wijaya Karya atau WIKA selaku kontraktor proyek LRT koridor Kelapa Gading-Velodrome memberikan penjelasan terkait insiden konstruksi roboh.

PULOGADUNG-  Robohnya konstruksi Light Rail Transit (LRT) Jakarta di Jalan Kayu Putih, Jakarta Timur terjadi setelah pengerjaan stressing Box Girder bentang P28 – P29. Saat itu, tiba-tiba tiang runtuh dengan sendirinya.

Sekretaris PT WIKA Puspita Anggraeni dalam keterangan tertulis yang diterima infonitas.com, Senin (22/1/2018) menyampaikan beberapa penjelasan. Pertama Proyek LRT Jakarta memasuki tahap akhir konstruksi seksi 1 (satu) berupa erection box girder, dimana pada hari Senin, 22 Januari 2018 Pukul 00.20 WIB Proyek LRT Jakarta telah selesai melakukan pekerjaan stressing Box Girder bentang P28 – P29 di area Jalan Kayu Putih Raya, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Pekerjaan stressing dilakukan oleh PT. VSL Indonesia dengan pengamanan daerah sekitar area kerja melalui koordinasi tim traffic management dan safety dengan melakukan penutupan jalan di sekitar area kejadian.

Pada saat stressing selesai pada pukul 00.20 WIB, beberapa saat kemudian, terjadi insiden pada bentang P28 – P29.

Tim lapangan segera melakukan semua tindakan yang diperlukan terhadap area terdampak dan 5 pekerja yang menjadi korban luka yang berada di area kerja dan penutupan akses menuju area terdampak.

Telah dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan area terdampak dan dipastikan tidak mengganggu lalu lintas disekitarnya.

Penyebab terjadinya insiden ini masih dalam tahap investigasi oleh pihak terkait, namun indikasi awal menunjukkan bahwa insiden ini tidak akan mengganggu jadwal penyelesaian proyek serta kekuatan struktur yang telah terpasang.

Diharapkan melalui penanganan cepat yang dilakukan manajemen proyek, target waktu penyelesaian proyek untuk mendukung Asian Games 2018 tetap dapat dipenuhi.

"WIKA menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan publik yang diakibatkan oleh kejadian ini, kami tetap berkomitmen untuk  mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam pelaksanaan pekerjaan Proyek LRT Jakarta,"tulisnya.