Rabu, 13 Desember 2017 17:32:00
Editor : Arif Muhamad Rian | Reporter : Adi Wijaya
Sampah Danau Sunter Selatan
Sampah di Danau Sunter Selatan
Foto : Adi Wijaya
 

TANJUNG PRIOK - Kepedulian lingkungan tak tercermin pada warga bertempat tinggal di bantaran Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mereka kerap membuang sampah rumah tangga ke danau.

Kasatlak UPK Badan Air Jakarta Utara, Lambas Sigalingging mengeluhkan tak adanya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan danau tersebut. Pembersihan sampah kerap kali mengalami kesulitan, lantaran sampah kembali menggenangi perairan danau meski baru saja dibersihkan.

"Saya heran sama warga di sini. Baru sekitar dua jam dibersihkan, sampahnya ada lagi," keluh Sigalingging saat dikonfirmasi Infonitas.com, Rabu (13/12/2017).

Akibat sampah tersebut, Lambas mengatakan, terjadi tumpukan sedimen lumpur pada sisi danau, yang bersebelahan pada pemukiman penduduk. Sehingga menyulitkan peralatan, lantaran baling-baling tersangkut lumpur.

"Perahu dan berky tak bisa bekerja maksimal. Sedimen lumpur masih banyak sehingga dapat menyebabkan baling-baling alat tersangkut," terangnya.

Untuk itu, Lambas menyarankan, Pemerintah Kota Jakarta Utara maupun Pemerintah Provinsi menata pemukiman penduduk yang bermukim di bantaran Danau Sunter Selatan. Apalagi, status kepemilikan bangunan itu kan ilegal, harusnya segera ditata.

"Harusnya kan itu jalan inspeksi. Tapi mereka jadikan bangunan. Pembersihan danau tak akan rampung jika bangunan liar itu masih berdiri," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda