Kelapa Gading > Laporan Utama

Ingin Cepat Evakuasi Kebakaran, 6 Posko Dibangun di Jakarta Utara

Jumat, 15 September 2017 16:31 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Nurul Julaikah

Ilustrasi Kebakaran
Ilustrasi Kebakaran
Foto : istimewa

Share this








Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Utara membangun enam posko baru hasil swadaya masyarakat dan CSR.

TANJUNGPRIOK – Tak ingin terlambat di lokasi kejadian kebakaran. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Utara membangun enam posko pemadam kebaran. Namun, biaya pembangunan berasal dari swadaya masyarakat dan corporate social responsibility (CSR).

Kepala Sudin PKP Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, keenam posko tersebut berada di RW 12 Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading yang merupakan hasil swadaya masyarakat setempat. Kedua, posko di Rusunawa Marunda dari CSR Jayamix Beton. Posko di Papanggo dan Muara Karang dan Jakarta Islamic Center (JIC) Koja, hasil swadaya anggota Sudin PKP Jakarta Utara. Terakhir, posko Pulau Tidung hasil swadaya masyarakat yang meminjamkan lahan bekas kantor RW setempat.

“Kamal Muara, Taman BMW dan JIC Koja itu poskonya model kontainer atau unit karapan poskoptis,” ujar Satriadi saat dihubungi infonitas.com, Jumat (15/9/2017).

Ia menjelaskan, alasan pemilihan Pulau Tidung sebagai posko pemadam kebakaran karena memperhatikan alur gugusan di kawasan Kepulauan Seribu. Bukan hanya itu, dari 11 pulau berpenghuni di sana, Pulau Tidung yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

“Pulau Seribu selama ini kan poskonya Cuma ada di Muara Angke dan Pulau Karya. Karena berhadapan langsung dengan laut, kita pilih di Pulau Tidung. Pulau Tidung cukup besar terjadi kebakaran alang-alang,” jelas dia.

Di setiap posko tersedia satu unit mobil pemadam kebakaran dan siaga empat personel. Posko ini beroperasi setiap harinya 24 jam.