Kelapa Gading > Laporan Utama

Gara-gara Listrik, Penghuni Apartemen Mediterania Diseret ke PN Jakut

Senin, 19 Juni 2017 16:47 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : DBS

Ilustrasi apartemen mediterania
Ilustrasi apartemen mediterania
Foto : istimewa

Share this








Salah seorang pemilik sekaligus penghuni unit apartemen Mediterania, Priyadi harus diseret ke PN Jakut oleh pengelola karena merusak panel listrik.

KELAPA GADING – Merusak panel listrik di salah satu unit Apartemen Mediterania Kelapa Gading, Jakarta Utara dapat dijerat hukum kurungan pidana selama 9 bulan. Lantaran, salah seorang pemilik sekaligus penghuni Apartemen Mediterania bernama Priyadi harus menjalani kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut).

Dikutip dari detik.com, kasus hukum yang menjerat Priyadi bermula saat pengelola apartemen mematikan dan menyegel panel listrik unit Priyadi, karena belum membayar tagihan listrik. Bukan membayar tagihan, Priyadi justru memanggil orang untuk menyalakan kembali listrik di unit apartemennya.

Pihak pengelola yang mengetahui tindakan Priyadi tersebut langsung melaporkan ke polisi. Selama proses penyelidikan di polisi hingga ke PN Jakut, Priyadi tidak dilakukan penahanan karena masih berproses dengan agenda pembacaan dakwaan.

"Didakwa pasal 406 KUHP tentang pengrusakkan barang milik orang lain dengan ancaman 9 bulan penjara," ujar JPU, Irene dalam persidangan gedung lama PN Jakpus, Senin (19/6/2017).

Duduk sebagai ketua majelis hakim Pinta dengan anggota Tugiyanto dan Agus Sri dalam persidangan terbuka untuk umum. Priyadi sendiri tidak didampingi oleh kuasa hukum tidak diperbolehkan oleh Pinta untuk membantah materi dakwaan jaksa, karena agendanya belum masuk materi persidangan.

"Kalau materi nanti. Ini tentang sarat formal itu identitas, lokasi kejadian, dan lain sebagainya. Ya sudah kalau begitu sidang selanjutnya kita langsung ke pembuktian ya," jelas Pinta.