Kamis, 05 Juli 2018 14:20:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya
Korban begal Tangerang.
Korban begal Tangerang.
Foto : Adi Wijaya
 

TANJUNG PRIOK - Kisah tragis menimpa Saripah (34) saat berada di Jalan Rasuna Said, RT04/01 Kelurahan Pakojan, Pinang, Tangerang, Rabu (4/7/2018). Wanita beranak dua itu tewas akibat empat peluru nyasar bersarang di tubuhnya.

Suami korban, Ade Miskan (38) menerangkan, korban tewas tertembak saat mengikutinya berlari menghindari pelaku yang tengah mengacungkan senjata api (senpi). Saat itu, Ade usai bertikai tarik-menarik sepeda motor dengan pelaku.

"Pelaku dan saya sempat tarik-menarik sepeda motor. Tapi dia (pelaku) terjatuh. Saat itu, pelaku mengeluarkan senjata api dan mengarahkan ke arah saya," terang Ade, saat ditemui di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (5/7/2018).

Saat kejadian, dia bersama sang istri dan anak bontotnya, Ari Ardiansyah (10) ingin membeli paket data handphone di salah satu konter pulsa. Sesaat memarkirkan kendaraan, Ade mendengar suara mesin milik sepeda motornya. Dia bergegas keluar konter dan menjegat pelaku.

"Saya belum sempat duduk di dalam konter, saya mendengar suara sepeda motor menyala. Saya langsung keluar dari konter dan berteriak maling dan tarik-menarik stang sepeda motor," tuturnya.

Dia mengaku tak menyangka sang istri ternyat berada dibelakangnya saat dia berlari menghindari sasaran tembak pelaku. Empat kali tembakan terdengar dari arah belakangnya.

"Saya engga sempet liat dia (korban) di belakang sih. Ternyata dia mengikuti saya. Cepat banget kejadiannya. Pelaku bangun setelah terjatuh dan menembakan pistol ke arah saya.  Saya putar balik, istri udah terkapar. Pelaku sudah kabur," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda