Kamis, 15 Februari 2018 20:19:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Nurul Julaikah
Efek Banjir Hingga Kemacetan di Kelapa Gading
Pemandangan Banjir dan macet di sepanjang Jalan Boulevard Barat
Foto : Malik Maulana
 

KELAPA GADING – Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Jakarta Utara Benhard mengakui kemacetan imbas banjir yang mengepung wilayah Kelapa Gading, membuat banyak pengendara sepeda motor lawan arus di Jalan Yos Sudarso. Kondisi tersebut, karena pihaknya fokus di titik banjir untuk mengevakuasi warga maupun menderek mobil yang mogok.

“Karena dia harus putar ke daerah macet yang stuck sehingga beberapa motor yang banyak ngelawan arus. Sebenarnya tidak diperbolehkan. Kan kita fokus ke daerah yang banjir, yang contra flow itu sedikit lepas. Akhirnya kita perbantukan tadi,” kata Benhard saat menghubungi infonitas.com, Kamis (15/2/2018).

Ia mengakui banjir di Kelapa Gading penyebabnya saluran air dan kali sekitar kawasan tersebut tidak dapat menampung debit air hujan yang turun sejak pagi tadi. Terlebih, adanya pembangunan Light Rail Transit (LRT) dan ruas tol dalam kota yang konstruksi bangunan mempengaruhi saluran air yang berada di sekitar proyek. Ditambah, jalanan rusak parah.

“Personil yang turun untuk Kelapa Gading dan Yos Sudarso sekitar 50 anggota,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh ruas jalan di Kelapa Gading masih mengalami kepadatan volume kendaraan. Diantaranya Jalan Boulevard Barat, Jalan Bukit Gading Raya hingga Jalan Boulevard Artha Gading yang menuju arah Jalan Yos Sudarso.

Kemudian, Jalan Boulevard Timur menuju Jalan Pegangsaan Dua. Jalan Boulevard Raya menuju arah Jalan Kayu Putih. Serta Jalan Boulevard Selatan menuju ke arah Pegangsaan Dua. Dan Jalan Kelapa Nias Raya atau sekitar Mahaka Square.

“Posisi stuck, tolong hindari Jalan Boulevard Barat,” ucapnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda