Jumat, 12 Oktober 2018 15:12:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya
Dugaan Money Politic, Caleg Perindo Bagi-Bagi Minyak Goreng
Dugaan bagi-bagi minyak goreng kepada warga di kawasan Kelapa Gading yang dilakukan Calon Legislatif (Caleg) DPRD DKI Jakarta Perindo, David H. Rahardja
Foto : Adi Wijaya
 

TANJUNG PRIOK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menyoroti aksi Calon Legislatif (Caleg) DPRD DKI Jakarta Perindo, David H. Rahardja. Dia diduga telah melakukan money politic, dengan membagi-bagikan minyak goreng kepada warga di kawasan Kelapa Gading dan Cilincing, Jakarta Utara.

Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Puadi menilai, aksi Caleg Dapil 2 (Kelapa Gading, Koja, Cilincing dan Kepulauan Seribu) itu melanggar Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Kasus tersebut saklek dinilai pelanggaran pidana.

"Ada pembagian sembako terutama minyak goreng. Karena memang kita harus bedakan mana penyebaran bahan kampanye, mana pembagian sembako," kata Puadi, saat ditemui di kantor Bawaslu DKI Jakarta, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (12/10/2018).

Dugaan pelanggaran tersebut kata Puadi diperkuat adanya penempelan stiker pencalonannya pada tembok rumah dan sejumlah pedagang kaki lima (PKL). Ditekankannya kembali, kasus tersebut masuk dalam ranah pidana.

"Dalam proses pembagian minyak goreng tersebut dia juga menempelkan stiker," jelasnya.

Oleh karena itu, dipastikannya kasus tersebut tengah ditangani sentra penegak hukum terpadu (Gakumdu) Jakarta Utara. Termasuk ditangani Polres Metro Jakarta Utara.

"Kasusnya sudah sampai Gakkumdu Jakarta Utara. Sudah dipanggil, sudah diundang terlapornya terutama caleg tersebut sudah diklarifikasi dan ini sudah masuk tahap penyelidikan di kepolisian," tutupnya.

Sebelumnya, aksi pembagian minyak goreng oleh David H. Rahardja kepada masyarakat di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara viral di media sosial. Bak serangan fajar, caleg tersebut membagikan minyak goreng saat malam hari.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda