Kelapa Gading > Laporan Utama

Djarot Resmikan Bedah Rumah di Cilincing

Senin, 17 April 2017 11:18 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan bedah rumah di Cilincing, Senin (17/4/2017).
Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan bedah rumah di Cilincing, Senin (17/4/2017).
Foto : Adi Wijaya

Share this





Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah kembali kerja di Balai Kota. Hari ini ia memulai agenda dengan meresmikan bedah rumah di Cilincing.

CILINCING - Dalam agenda pertamanya pasca-kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) putaran kedua, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan pelaksanaan bedah rumah, di Jalan Cilincing Lama I, Kelurahan Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara. Sebanyak 83 rumah di kelurahan akan direnovasi total, sehingga akan nampak seperti rumah baru. 

"Ini program sudah ada sejak lama. Namun, kami sempurnakan sistemnya kembali," ujar Djarot saat meresmikan pelaksanaan Bedah Rumah, di Jalan Cilincing Lama I, Kelurahan Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (17/4/2017).

Baca : Panwaslu Sebut Fraksi PDI-P Pengirim Sembako di Palmerah

Dia menjelaskan, agar penerima program Bedah Rumah tepat sasaran, maka perlu kroscek data dan lapangan. Pengerjaan dilakukan dengan sistem gotong-royong. Tak hanya mengandalkan Pasukan Merah, Orange, dan Biru, tetapi sebut dia, masyarakat sekitar pun harus turut membantu.

"Dana program ini bisa dari Badan Amal, Zakat, Infak, Sodaqoh (Bazis), Corporate Sosial Responsibility (CSR), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), maupun gotong royong masyarakat sekitar," ungkapnya.

Bahkan, tak hanya pembangunan rumah yang akan dilakukan. Ia mengatakan ragam kepengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) hingga kepemilikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP) pemilik rumah turut dikonfirmasi. Jika belum memiliki, maka akan direkomendasikan.

"Sehingga kualitas hidup masyarakat Jakarta meningkat, indeks pembangunan manusia juga meningkat. Ini kewajiban bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga) dan alim ulama. Mereka saudara kita semua, harus saling gotong royong," katanya.