Kelapa Gading > Laporan Utama

Di Kemayoran, 63 Penghuni Kos Terjaring Operasi Bina Kependudukan

Selasa, 18 Juli 2017 11:43 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : DBS

Ilustrasi Operasi Bina Kependudukan
Ilustrasi Operasi Bina Kependudukan
Foto : istimewa

Share this








Operasi Bina Kependudukan (Binduk) usai Lebaran Idul Fitri di Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran menjaring 63 penghuni kosan tak ber-KTP Jakarta.

KEMAYORAN – Pendataan terhadap penghuni kos yang berada di kawasan Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, ada sebanyak 63 pendatang yang masih ber-KTP daerah terjaring dalam operasi Bina Kependudukan (Binduk). Program pengawasan terhadap pendatang baru pasca lebaran Idul Fitri tersebut dilakukan di wilayah RW 08 dan 09 dengan fokus ke para penghuni kosan.

Camat Kemayoran Herry Purnama mengatakan, usai pendataan, penghuni kosan yang tidak ber-KTP Jakarta akan dibuatkan Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS). Dalam pendataan di 165 kamar kos, hasilnya sebanyak 36 laki-laki dan 27 perempuan didapati belum tertib administrasi kependudukan

"Pemilik kos juga harus teliti dan selektif saat menerima penghuni kos. Kalau mereka berpasangan perlu ditanya juga kepemilikan surat nikahnya," terangnya, Selasa (18/9/2017).

Menurutnya, selain untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan, operasi Binduk ini menjadi langkah preventif mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Melalui Binduk, bentuk ancaman dan kerawanan sosial dapat dicegah," ucapnya.