Kelapa Gading > Laporan Utama

Dari Apartemen, Kini WNA Bodong Incar Hotel Low Budget

Kamis, 11 Januari 2018 11:41 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya

43 WNA Bodong yang diamankan oleh Imigrasi Jakarta Utara
43 WNA Bodong yang diamankan oleh Imigrasi Jakarta Utara
Foto : Adi Wijaya

Share this








Kini WNA bodong incar hotel low budget sebagai tempat persembunyian. Pergeseran hunian dari apartemen ini, terbukti dari penangkapan di Kelapa Gading.

KELAPA GADING - Tren lokasi persembunyian Warga Negara Asing (WNA) di Jakarta mulai bergeser. Jika sebelumnya mendiami unit apartemen, kini cenderung memilih hotel yang tergolong murah atau yang kerap disebut 'low budget'.

Terbukti dari hasil tangkapan Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara, ada 43 Warga Negara Asing (WNA) tanpa dokumen izin tinggal alias bodong. Mereka ditangkap saat mendiami Hotel Gading Indah, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (8/1/2018) petang.

Penelusuran infonitas.com, dari sejumlah situs booking hotel, untuk dapat menginap di hotel itu rata-rata bertarif Rp 300 ribu per malam. Itu pun sudah full booking hingga batas waktu yang tak bisa ditentukan. Tarif tersebut hampir setara dengan unit apartemen disekitarnya yang kerap dijadikan penginapan para WNA, seperti apartemen Gading Nias.

Kepala Divisi Keimigrasian DKI Jakarta Agus Widjaja membenarkan, adanya pergeseran lokasi persembunyian para WNA bodong. Dari unit apartemen ke hotel 'low budget'.

"Memang nampaknya ada pergeseran tren lokasi persembunyian mereka," ungkapnya.

Terkait kasus ini, ia memastikan akan menyeret pengelola Hotel Gading Indah untuk dimintai keterangan. Logikanya, tak mungkin customer memesan kamar hotel tanpa disertai dokumen identitas diri.

"Kami akan periksa pengelola hotel juga. Tidak mungkin WNA itu dapat menginap jika tanpa identitas," tutupnya.