Kelapa Gading > Laporan Utama

Menanti Upah Layak 2018

Buruh Jakarta Bersikeras Tuntut UMP 2018 Rp 3,9 Juta

Kamis, 09 November 2017 11:38 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Muhammad Azzam

Ilustrasi. (Ist)
Ilustrasi. (Ist)
Foto : istimewa

Share this








Pemprov DKI Jakarta harus menetapkan kenaikan UMP Jakarta 2018 sebesar Rp 3,9 juta yang diminta para buruh jakarta.

KELAPA GADING - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan UMP DKI 2018 sebesar Rp 3.648.035, naik 8,71 persen dari UMP 2017. Dalam menetapkan UMP itu, Pemprov DKI Jakarta mengacu pada PP No 78/2015 tentang Pengupahan dan undang-undang lain.

UMP DKI dihitung berdasarkan inflasi nasional sebesar 3,72%, pertumbuhan ekonomi sebesar 4,99%, dan kenaikan UMP yang ditetapkan Menteri Ketenagakerjaan sebesar 8,71%. UMP 2018 lebih tinggi sebesar Rp 292.285 dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 3.355.750.

Namun penetapan tersebut memuai protes buruh karena tidak sesuai dengan tuntutan. Seperti yang diutarakan Purwanto (36), salah satu pekerja di kawasan Industri Pulogadung mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap Anies-Sandi yang tidak komitmen terhadap janjinya untuk dapat mensejahterakan para buruh.

"Mereka saat kampanye berjanji akan menetapkan UMP sesuai hitungan buruh bukan mengacu pada PP No 78/2015,” tegasnya, Kamis (9/11).

Yanto (34), pekerja lainnya di kawasan Industri Pulogadung menilai UMP sebesar 3,6 juta jauh dari kata cukup untuk hidup di Jakarta terlebih apabila sudah berkeluarga.

"Tidak cukuplah, apalagi jika sudah berkeluarga dan punya anak. Ini kan temen serikat buruh pada mau demo lagi, ya semoga aja sesuai tuntutan kami," akunya.

Ihwal kompensasi yang diberikan Pemprov DKI untuk menurunkan pengeluaran gaya hidup buruh seperti layanan gratis transjakarta, Kartu Jakarta Pintar Plus, berbelanja kebutuhan di Jakgrosir lebih murah, mereka kompak menjawab itu semua masih belum nyata.

“Itu semua kan masih belum nyata. Buktikan saja, jangan cuma omongan saja. Kita ingin sesuatu yang nyata dengan UMP naik sebesar Rp 3,9 juta sesuai tuntutan,” pungkasnya.