Jumat, 21 September 2018 14:19:00
Editor : Fauzi | Reporter : Adi Wijaya
BPOM RI Gerebek Pabrik Obat Ilegal Di Cilincing
Barang bukti obat tradisional yang diamankan oleh BPOM RI>
Foto : istimewa
 

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia - BPOM RI menggerebek dua rumah di Komplek Gading Griya Lestari, Cilincing, Jakarta Utara yang menjadi gudang penyimpanan obat ilegal.

Kepala BPOM RI Penny K. Lukito mengatakan, ditemukan 127 item obat ilegal dan satu mobil box berisi 21 item ilegal. Barang tersebut rencananya akan diedarkan ke daerah Kudus, Jawa Tengah.

"Gudang di sini merupakan rangkaian dari temuan dua titik yang sebelumnya diungkap," kata Penny, saat ditemui di Komplek Gading Griya Lestari, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/9).

Lanjutnya, dua titik lainnya yakni toko obat ANG di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, dengan temuan sebanyak 20 item OT ilegal. Serta satu rumah yang disulap menjadi gudang di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, dengan temuan sebanyak 183 item OT ilegal. "(Total) harga OT itu diperkirakan mencapai Rp 15,7 M," jelasnya.

Tak hanya barang bukti, ia memastikan BPOM RI tengah memeriksa delapan saksi yang dianggap bertanggungjawab, masing-masing titik diisi dua orang penanggungjawab. "Kami akan menindaklanjuti temuan ini melalui proses pro-justitia guna mengungkap aktor intelektual," tutupnya.

Diketahui, obat ilegal yang disita BPOM RI merupakan obat tradisional berupa jamu obat kuat laki-Iaki dengan merek Urat Madu, Tanduk Rusa, Spider, Cobra-X, dan Chang Sang, jamu pegel linu dengan merek Wantong Pegal Linu, Tawon Sakti, dan Tawon Liar. Adapula jamu asam urat dengan merek Assalam, Kapsul Asam Urat, dan Jaya Asli Anrat. Kemudian jamu pelangsing dengan merek Lasmi dan Arma.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda