Kelapa Gading > Laporan Utama

Bangun RPTRA Sendiri, RW 12 Dapat Piagam dari Pemprov

Senin, 19 Juni 2017 15:05 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Piagam penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta
Piagam penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta
Foto : Muhammad Azzam

Share this








RW 12 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara mendapatkan penghargaan berupa piagam dari Pemprov DKI lantaran membangun RPTRA sendiri.

KELAPA GADING – Rukun Warga (RW) 12 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Alasan RW yang diketuai Soedirman mendapatkan piagam penghargaan karena, mampu membangun fasilitas publik secara swadaya dari warga setempat.

Ketua RW 12  Soedirman mengatkan, piagam penghargaan diserhakan Djarot pada 13 Juni 2017 lalu, bersamaan penyerahan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang membangun RPTRA sebagai sumbangan CSR.

"Untuk sumbangan RPTRA dari warga RW 12 lah pertama kali dan satu satu nya yang membangun RPTRA secara swadaya kemudian diserahkan kepada Pemprov DKI,"tuturnya kepada infonitas.com Senin (19/6/17).

Soedirman mengaku, saat memberikan penghargaan tersebut, Djarot sempat mengatakan RW 12 bisa menjadi contoh pendorong RW lainnya untuk dapat membantu membangun Jakarta. Sehingga, pembangunan infrastruktur maupun fasilitas publik tidak melulu mengandalkan pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ia menambahkan, dalam pemberian piagam penghargaan tersebut,  Djarot berpesan kepada aparat di wilayah jangan selalu menggantungkan kepada pemerintah provinsi, dan agar dapat membina dengan baik RW RW karena banyak sekali RW yang peduli dalam turut membantu pembangunan di Jakarta.

"Kalau CSR mah biasa memang kewajiban dia terhadap lingkungan dan pemerintah, Saya sebagai ketua RW dan bersama warga merasa bangga dapat prestasi lagi, "tuturnya.

Soedirman menceritakan, RPTRA NKRI dibangun di atas lahan seluas 2500 meter persegi,  pembangunan dimulai April 2014 selesai 1 April 2016 dengan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Lamanya pembangunan dikarenakan dananya murni dari swadaya warga yang mencapai sekitar Rp 900 juta.