Jumat, 03 November 2017 15:40:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : R Maulana Yusuf
Ruas Jalan Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading
Ruas Jalan Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading
Foto : R Maulana Yusuf
 

KELAPA GADING – Beberapa pembangunan proyek infrastruktur Jalan ada di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sebut saja, seperti ruas Tol Dalam Kota Semanan-Pulogebang dan Light Rail Transit (LRT). Pembangunan ini berdampak terhadap kondisi kawasan sentra bisnis itu yang mulai terlihat gersang dan berdebu.

Rian, salah satu pengendara motor yang sering melintas Jalan Boulevard Barat mengakui kondisi Kelapa Gading saat ini berdebu dan gersang. Padahal sebelum ada proyek itu, kawasan ini masih terasa adem.

"Panas dan berdebu, dulu masih adem karena ada pohon," Kata Rian, Jumat (3/11/2017).

Bukan hanya berdebu dan gersang. Rian juga mengeluhkan kemacetan lalu lintas kerap terjadi di Kelapa Gading. Kepadatan volume kendaraan akibat adanya penyempitan jalan dan banyaknya kendaraan yang berputar arah di depan Balai Samudera.

"Macet dari pagi sampai malam," cetusnya.

Pantauan infonitas.com pukul 13.00 di sejumlah ruas jalan, kini sudah mulai terlihat rambu lalu lintas, berupa tulisan peringatan untuk berhati-hati karena jalan berlubang dan bergelombang. Selain itu, ada tulisan pemberitahuan bahwa jalan beda tinggi.

Rian menyebutkan kalau malam hari di jalan tersebut gelap, karena sudah tidak terdapat penerangan jalan. Untuk itu, para pengendara kendaraan bermotor terpaksa memanfaatkan lampu dari Kendaraan atau ruko di sekitar jalan sebagai penerangan.

"Kalau malam tidak ada lampu, paling dari motor atau mobil yang lewat sama lampu-lampu ruko,"ujarnya.

Sebelumnya, Heny M, Perwakilan PT Jakarta Tollroad Development menegaskan kontraktor telah mendapat persetujuan izin dari dinas  pertamanan. Izin tersebut untuk merelokasi atau menebang 1 pohon menjadi 10 pohon di tempat lain. Bahkan, pada saat konstruksi tidak ada pohon, tetapi  setelah konstruksi selesai maka pihaknya akan melakukan penanaman pohon, membangun sumur resapan dan biopori untuk menjaga kelestarian lingkungan. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda