Kelapa Gading > Laporan Utama

37 Orang Lolos Interview KPU Jakut

Selasa, 13 Februari 2018 18:48 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : R Maulana Yusuf

Proses interview salah satu peserta dalam Seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2019 di  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Utara
Proses interview salah satu peserta dalam Seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Utara
Foto : R Maulana Yusuf

Share this








37 orang lolos interview atau wawancara menempati Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) KPU Jakut

TANJUNG PRIOK - Hari ini, Selasa (13/2/2018), Seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2019 di  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Utara telah memasuki tahapan wawancara. 

Tes Wawancara oleh lima komisioner KPU Jakarta Utara dimulai dari 13-14 Februari 2018 di kantor KPU kota Jakarta Utara.  Berlokasi di Jalan Danau Sunter Barat, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Komisioner KPU kota Jakarta Utara Yulis Setiawati mengatakan, ada 95 orang yang mendaftar. Selanjutnya, mengikuti seleksi tertulis sebanyak 90 orang lalu yang lolos ke tahap wawancara 37 orang untuk 6 kecamatan di Jakarta Utara. Setiap kecamatan ada 6 orang calon PPK yang disaring lagi menjadi 3 orang.

"Sebenarnya perkecamatan hanya diambil  6 orang calon PPK untuk tes wawancara. Namun, ada dua kecamatan yaitu koja dan cilincing di urutan ke-6 ada dua orang yang nilai nya sama, sehingga total 37 orang," katanya.

Materi dalam seleksi wawancara, lanjutnya yaitu mendalami lagi pengetahuan mereka terhadap tugas pokok dan fungsi PPK, netralitas dan independensi.

Selain itu, peserta seleksi juga turut ditanyai terkait pengetahuan kewilayahan, dan klarifikasi atas tanggapan masyarakat. Syarat menjadi PPK banyak, antara lain WNI, memiliki E-KTP, berusia 17 tahun dan syarat-syarat sperti cinta kepada Pancasila dan NKRI.

"Calon PPK juga tidak boleh dua periode pernah menjadi PPK. KPU juga sangat menyukai apabila calon memiliki keterampilan komputer karena kpu banyak menggunakan sistem IT baik dari sidalih, situng, dan macam-macam lainnya karenq  akan membantu tugas mereka," tandasnya.