Kelapa Gading > Laporan Utama

11 Hari, Ada 84.031 Pelanggar Lalu Lintas di Jakarta

Sabtu, 20 Mei 2017 14:21 WIB
Editor : Ivan | Reporter : M Nashrudin Albaany

Ilustrasi - Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas
Ilustrasi - Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas
Foto : M Nashrudin Albaany

Share this








Puluhan ribu pelanggar lalu lintas itu terjaring Operasi Patuh Jaya yang digelar Polda Metro Jaya selama 11 hari kemarin.

KELAPA GADING - Selama 11 hari digelarnya Operasi Patuh Jaya, atau sejak 9 hingga 19 Mei 2017, Polda Metro Jaya menindak puluhan ribu kendaraan yang kedapatan melanggar lalu lintas.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas (Bin Gakkum Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, dalam periode tersebut, terdapat 84.031 pelanggar lalu lintas yang ditindak. Sebanyak 72.848 di antaranya ditindak dengan diberikan tilang, dan 11.183 lainnya ditindak dengan diberi teguran.

"Untuk jenis pelanggarannya, ada yang lawan arus, melanggar rambu lalu lintas, surat-surat tidak lengkap, menaik turunkan penumpang sembarang, dan tidak gunakan helm," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima infonitas.com, Sabtu (20/5/2017).

Dari jumlah pelanggar tersebut, Budiyanto merinci ada sebanyak 14.130 pengendara tidak membawa surat-surat kendaraan, dan  11.710 pengendara lawan arus.

Kemudian yang melanggar rambu-rambu ada 6.732 pengendara, menaik turunkan penumpang tidak pada tempatnya ada 4.636 pengendara, dan tidak gunakan helm sebanyak 5.696 pengendara.

Kebanyakan pelanggaran, lanjut Budiyanto, dilakukan oleh pengendara yang berprofesi sebagai karyawan swasta. jumlahnya mencapai 45.718 orang. Sementara sisanya, berprofesi sebagai sopir sebanyak 9.662 orang, dan ada mahasiswa sebanyak 6.459 orang.

"Sementara kalau dari jenis kendaraan, pelanggaran didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua. Ada sebanyak 48.485 unit. Disusul mini bus 9.910 unit, dan mikrolet 4.554 unit," jelasnya.

Baca Juga : Rekening Bisa ‘Diintip’ Ditjen Pajak, Pengusaha di Cibubur Tidak Tahu

Terkait banyaknya jumlah pelanggar lalu lintas, Budi pun mengimbau kepada para pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas, mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan pada saat berlalu lintas.

Untuk diketahui, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Ditlantas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2017. Razia lalu lintas itu digelar selama 14 hari mulai 9 hingga 22 Mei 2017 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.