Kelapa Gading > Komunitas

Komunitas FGBMFI Kelapa Gading Bertemu Bahas Kelesuan Bisnis Properti

Sabtu, 07 Oktober 2017 16:30 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Komunitas FGBMFI Kelapa Gading
Komunitas FGBMFI Kelapa Gading
Foto : Muhammad Azzam

Share this








Pada pagi tadi, komunitas pengusaha dan profesional Kristen Chapter Kelapa Gading yang tergabung dalam FGBMFI berkumpul membahas kelesuan bisnis properti.

KELAPA GADING - Full Gospel Business Men's Fellowship International (FGBMFI) atau Komunitas pengusaha dan profesional Kristen Chapter Kelapa Gading menggelar Breakfast Meeting di Gandy Steak House Restaurant, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

President  Full Gospel Business Men's Fellowship International (FGBMFI) Chapter Kelapa Gading Susanto Angkawinata menjelaskan, pada pertemuan kali ini turut mengundang pembicara Andy K. Natanael Vince, President Direktur PT City Sentul. Adapun tema yang menjadi pembahasan di acara ini,  'Prospek Bisnis Properti 2017-2018'.

Susanto mengatakan perkumpulan pengusaha Kristen sebagai wadah untuk saling berbagi, dan memotivasi dalam menjalankan usaha antar anggota.

"Ini kan perkumpulan sesama pengusaha dan profesional yang percaya akan kemurahan Tuhan Yesus, Tuhan juga turut bekerja dan membantu kita dalam menjalankan karier serta usaha kita. Kita yakinkan para member agar tetap percaya rencana baik Tuhan. Selain mendorong dari sisi itu, kami juga mengundang narasumber yang benar-benar merasakan kemurahan Tuhan saat dia masih dari nol menjalankan karier dan bisnisnya, sehingga para member bisa mendapatkan pelajarannya," tuturnya.

Kegiatan ini rutin diadakan sebulan dua kali, atau setiap Sabtu pertama dan Sabtu ketiga lokasi yang sama. Setiap pertemuan selalu mengundang pembicara sesuai tema bahasan yang diangkat. Biasanya, pembahasan terkait isu dan permasalahan yang tengah terjadi dalam dunia usaha.

"Saat ini kan properti lagi lesu ya kita undang pakarnya, selain memberikan pemahaman tentang proses bisnis properti tentunya jiwa memberikan spirit dalam menjalani bisnis, tentu narasumber ini benar-benar merasakan pertolongan Tuhan saat krisis dan percaya akan rencana terbaik Tuhan," tutupnya.