Kelapa Gading > Kesehatan

Ketahui Penyebab Stres Untuk Jaga Kesehatan Mental

Kamis, 12 Oktober 2017 15:04 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : R Maulana Yusuf

Psikolog Benedictine
Benedictine, M.Si.
Foto : istimewa

Share this








Jika penyebab stres tidak diketahui dan terjadi terus-menerus, lantaran stres tidak bisa hilang dengan sendirinya, bisa memengaruhi kesehatan mental.

TANJUNGPRIOK – Tingginya tekanan dalam menjalani berbagai hal, terkadang tanpa disadari menjadi penyebab stres. Lebih berbahaya jika hal tersebut tidak diketahui, sehingga tidak bisa dilakukan pencegahan maupun dikelola dengan baik. Oleh karena itu, perlu diketahu penyebab dan cara mengatasi serte mencegahnya, agar tidak mengganggu kesehatan mental kita.

Psikolog Rumah Sakit Royal Progress Benedictine, M.Si mengatakan, ada berbagai cara mengatasi stres. Pertama, mengidentifikasi sumber stres. Buatlah catatan harian untuk mengidentifikasi situasi seperti apa yang sering menimbulkan stres dan pikirkan bagaimana cara mengatasinya. Kedua, melakukan hal- hal yang sehat.

"Daripada berusaha mengatasi stres dengan makan berlebihan atau minum kopi terus-menerus, cobalah melakukan hal-hal yang sehat, seperti berolahraga, meditasi, bermain musik, atau aktivitas hobi lain yang menimbulkan efek relaksasi dan menyenangkan," jelasnya.

Lanjutnya, perlu membuat batasan-batasan yang jelas terhadap hal-hal di luar diri yang dapat menimbulkan stres. Hindari kondisi dimana Anda terus-menerus dihadapkan pada tekanan kerja tanpa henti. "Tubuh dan mental kita dapat letih dan perlu istirahat. Dibutuhkan waktu untuk mencapai kondisi seimbang kembali. Jangan mengabaikan jam istirahat di kantor atau liburan di akhir pekan. Luangkan sekali-kali untuk berlibur ke tempat yang tenang, memberikan perasaan relaks, dan menyenangkan. Setelah pulih, kembali lah bekerja dengan baik," sambungnya

Ia menambahkan, pentingnya penyebab stres diketahui, lantaran jika tidak ditangani dengan baik, stres tidak akan hilang dengan sendirinya, serta memengaruhi kehidupan yang jika terjadi secara terus-menerus dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik.  "Anda perlu terbuka terhadap bantuan yang diberikan oleh kawan yang dapat dipercaya ataupun anggota keluarga. Jika diperlukan, Anda juga dapat meminta bantuan profesional dari ahli di bidang kesehatan mental, seperti: psikolog atau psikiater," tutupnya.