Kelapa Gading > Kesehatan

Berlibur Tetap Fit di Tengah Cuaca ‘Galau’

Senin, 25 Desember 2017 15:00 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : DBS

Liburan keluarga Eder Ristanto dan Sharon Julianty
Liburan keluarga Eder Ristanto dan Sharon Julianty
Foto : istimewa

Share this








Minum air putih banyak dan jaga pola makan, merupakan tips berlibur dengan kondisi badan tetap fit di tengah kondisi cuaca yang galau atau tak menentu.

KELAPA GADING - Libur panjang Natal hingga Tahun Baru 2018 telah tiba. Namun, kondisi cuaca yang tak menentu, dapat mengakibatkan kecemasan bagi keluarga yang ingin berwisata ke luar kota maupun luar negeri bersama buah hati.

Lantas bagaimana cara menjaga kesehatan buah hati yang masih berusia di bawah 5 tahun agar tidak terserang penyakit saat berpergian? dikutip dari cnnindonesia.com pada 25 Desember 2017. Ari Fahrial Syam, dokter penyakit dalam dari FKUI-RSCM memberikan tips mudah, agar anak tetap fit dan sehat selama berlibur.

Jagalah makanan

” You are what you eat, ” catat Ari. Sakit yang seringkali berlangsung waktu serta sesudah berlibur yaitu masalah pencernaan. Bila bukanlah maag yang kambuh, jadi diare. Ari menerangkan, itu lantaran lazimnya orang tak perduli masalah mengkonsumsi makanan serta minuman sepanjang berlibur. Harus mesti kita akui bahwa penyakit kerap bersemayam didalam lambung.

Natal serta tahun baru waktunya bertandang ke rumah saudara serta berpesta. Pasti banyak makanan yg tidak umum kita mengkonsumsi jadi kita mengkonsumsi bahkan juga dalam jumlah yang semakin besar. Anda mesti memperhatikan kebersihan makanan serta mutunya.

Diluar itu, makanan berlemak, cafein, serta cokelat yang dikonsumsi terlalu berlebih dapat juga mengakibatkan refluks, yaitu balik arahnya isi lambung ke kerongkongan atau baliknya empedu dari usus dua belas jari ke lambung. Pembatasan pada mengkonsumsi yang asin serta manis kelihatannya mesti dijaga.

Mengkonsumsi air putih

Makanan yang lezat serta tersaji sepanjang berlibur baik dirumah sendiri serta rumah saudara janganlah bikin kita terlena bahkan juga sampai konsumsi minuman berwarna, bersoda, bahkan juga bukanlah mustahil mengandung alkohol.

Tetapi yakinkan janganlah melupakan keharusan air putih 8 hingga 10 gelas hari ini. Memperlancar peredaran badan serta menyembuhkan persoalan ginjal, lambung, serta beragam penyakit yang mungkin saja muncul.

Kekurangan cairan badan cuma 2 % saja, telah mengakibatkan Anda kurang konsentrasi serta gampang mengantuk. Lebih tinggi, kekurangan seputar 5 %, dapat mengakibatkan sakit kepala. Kekurangan cairan diatas 10 % tambah lebih bahaya lagi.

Untuk yang muda saat berlibur di tempat dingin seperti gunung mesti ingat juga untuk minum air. Rasa haus memanglah tidak sering nampak di beberapa tempat ini. Tetapi keharusan untuk meminum air putih dua liter sehari-hari.

Sementara itu, dikutip dari kompas.com. Kondisi jalanan yang macet saat berlibur bersama anak-anak membuat kita makin stres selama perjalanan. Untuk mengatasinya, sebaiknya sediakan waktu ekstra dalam menyiapkan perjalanan tersebut.

Membawa mainan untuk menghibur anak selama perjalanan, dan beristirahat selama 15 menit setiap 12 jam perjalanan adalah pilihan terbaik, merupakan solusi mudahnya. Kemudian, jangan lupa mengisi penuh baterai ponsel dan mengisi penuh bahan bakar mobil sebelum perjalanan juga menjadi daftar yang harus dilakukan.

Selain itu, siapkan juga daftar lagu yang bisa dinyanyikan bersama keluarga agar perjalanan semakin meriah. Rangkaian tips di atas bukan diperoleh dengan cara sembarangan. Ada 2.000an  orangtua yang ambil bagian dalam survei ini dan memberikan jawaban mereka. Demikian diungkapkan David Carter dari Help Advice Helpline, selaku pemimpin dalam penelitian tersebut.

"Beberapa persiapan dasar untuk perjalanan adalah cara terbaik bagi orangtua untuk meminimalkan stres di jalan selama musim liburan ini," ucap dia.

David Carter juga mengatakan, ada 20 tips untuk menghindari stres selama perjalanan. Hal terpenting adalah memastikan bahwa mobil dalam kondisi bagus untuk digunakan berlibur."Jadi, pastikan roda mobil dalam keadaan baik dan benar, oli, pendingin, dan pembersih kaca mobil dalam kondisi yang bagus," ucap dia.

Riset tersebut juga menemukan, sekitar 18 persen pengemudi sepakat untuk membawa serta peralatan darurat seperti senter atau ban cadangan selama perjalanan. Melakukan servis rutin terhadap mobil beberapa hari menjelang libur Natal, juga adalah ide bagus untuk kelancaran perjalanan.

Selain itu, memeriksa kondisi roda mobil, dan menyiapkan peralatan khusus untuk berjaga-jaga saat terjadi kerusakan akan membantu perjalanan yang bebas stres. Menjaga pola pikir positif selama perjalanan juga menjadi daftar hal yang bisa membebaskan para pelancong dari kekhawatiran.

Membawa selimut dan bantal akan membantu kenyamanan keluarga saat berlibur. Saat anak-anak tidak ingin tidur siang, stok mainan dalam mobil juga akan menghilangkan kejenuhan mereka saat perjalanan. Sebuah DVD player dan koleksi film yang bagus bisa menjadi alternatif untuk mengisi waktu dan menghibur diri serta anak-anak.

Para pengendara juga setuju bahwa GPS adalah hal penting selama perjalanan. Tapi, ketergantungan yang tinggi pada GPS bisa menjadi penyebab masalah yang lain. Hal ini terjadi karena hanya satu dari 10 orang yang merencanakan rute alternatif jika jalur utama tidak dapat dilewati.

Hampir setengah dari total jumlah responden mengaku, adalah kesalahan mereka bila ada yang tidak beres selama perjalanan. Jadi, tidak mengherankan bahwa banyak orang yang menghindari perjalanan selama musim libur. Kurang dari dua pertiga responden sangat terorganisasii agar perjalanan libur Natal nisa berlangsung lancar.

David Carter mengatakan, stres selama berkendara akan mempengaruhi fokus dan gaya mengemudi. Inilah yang membuat angka kecelakaan lalu lintas meningkat. "Selama bulan-bulan ini penting untuk tetap waspada dan fokus di jalan, karena kondisi cuaca buruk pasti membuat pengalaman mengemudi lebih menantang," tambahnya.